SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Komitmen dalam menebar manfaat terus ditunjukkan Bani Insan Peduli (BIP) Foundation. Setelah menggelar berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan bagi ribuan anak yatim serta kaum dhuafa di Kabupaten Sumenep, termasuk program bantuan bernilai sekitar Rp2 miliar di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pamekasan, lembaga tersebut kembali melanjutkan aktivitasnya melalui dukungan terhadap pengembangan sarana dakwah dan pembinaan umat.
Pada Selasa (23/6/2026), Founder BIP Foundation, H. Ali Zainal Abidin, melakukan kunjungan ke lokasi pembangunan Padepokan “AOLENG Bersama Allah” yang diasuh Kiai Baher di Kabupaten Sumenep, Madura.
Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka mempererat silaturahmi sekaligus memberikan dukungan terhadap pengembangan pusat kegiatan keagamaan yang diharapkan mampu memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Padepokan AOLENG Bersama Allah sendiri merupakan salah satu fasilitas pembinaan spiritual yang pembangunannya mendapat dukungan dari H. Ali Zainal Abidin. Kehadirannya diharapkan menjadi ruang dakwah, pembelajaran agama, serta penguatan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.
Kiai Baher dikenal luas oleh masyarakat Madura, khususnya di Sumenep, melalui metode dakwah yang sederhana dan dekat dengan kehidupan masyarakat. Dengan penampilannya yang apa adanya serta kebiasaannya berkeliling menggunakan kendaraan sederhana, ia mengajak masyarakat untuk memperbanyak zikir, mengingat Allah SWT, dan bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Dalam kesempatan tersebut, H. Ali Zainal Abidin meninjau langsung progres pembangunan padepokan yang nantinya akan difungsikan sebagai pusat kegiatan keagamaan, pembinaan spiritual, dan penguatan ukhuwah Islamiyah.
Ia juga berharap pembangunan fasilitas tersebut dapat dipercepat dan terus dikembangkan agar mampu menampung berbagai kegiatan dakwah dan pembinaan umat secara lebih optimal.
Menurut H. Ali, setiap bentuk kebaikan, baik yang bergerak di bidang kemanusiaan maupun dakwah, patut mendapatkan dukungan bersama. Ia menegaskan bahwa seluruh manusia memiliki kedudukan yang sama di hadapan Allah SWT dan yang membedakan hanyalah tingkat ketakwaan serta manfaat yang diberikan kepada sesama.
“Semua manusia sama di hadapan Allah. Yang paling mulia adalah mereka yang paling banyak memberi manfaat kepada orang lain,” ujarnya.
Sementara itu, Kiai Baher menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan terhadap pembangunan padepokan tersebut. Ia mengaku terharu atas dukungan yang terus mengalir sehingga proses pembangunan dapat berjalan dengan baik.
Dalam kesempatan itu, Kiai Baher juga memanjatkan doa agar H. Ali Zainal Abidin senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan, serta kekuatan dalam menjalankan berbagai program sosial dan kemanusiaan melalui BIP Foundation.
Sebelumnya, BIP Foundation juga melaksanakan sejumlah kegiatan sosial di berbagai wilayah Jawa Timur. Melalui program BIP Tour Jatim, lembaga tersebut menyalurkan bantuan lebih dari Rp1 miliar di Kabupaten Lamongan. Bantuan itu mencakup pembangunan masjid, penyediaan ambulans, bantuan hewan ternak, dukungan aset yayasan, hingga program pemberdayaan bagi penyintas gangguan kejiwaan yang telah pulih.
Selain itu, berbagai program sosial juga telah dijalankan di Kabupaten Sumenep dan Pamekasan, mulai dari santunan anak yatim, bantuan sosial bagi masyarakat kurang mampu, hingga berbagai program pemberdayaan di sejumlah sektor.
Sejak berdiri pada 2023, BIP Foundation konsisten menjalankan program kemanusiaan di berbagai bidang. Kegiatannya meliputi santunan yatim dan dhuafa, bantuan kesehatan, pendidikan, bedah rumah, bantuan bagi lansia dan penyandang disabilitas, penanganan kebencanaan, hingga pemberdayaan ekonomi berbasis pertanian dan peternakan.
H. Ali Zainal Abidin menegaskan bahwa seluruh aktivitas tersebut berangkat dari keyakinan bahwa kebermanfaatan bagi sesama merupakan ukuran utama kemuliaan seseorang.
“Kami meyakini bahwa nilai seseorang tidak ditentukan oleh jabatan maupun harta yang dimiliki, melainkan oleh seberapa besar manfaat yang bisa diberikan kepada orang lain,” tegasnya.
Kunjungan ke Padepokan AOLENG Bersama Allah menjadi salah satu bagian dari rangkaian gerakan sosial dan spiritual yang terus dijalankan BIP Foundation. Melalui berbagai program kemanusiaan dan dakwah, lembaga ini berupaya menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat dengan semangat fastabiqul khairat yang terus dijaga.

Tidak ada Respon