SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dengan memanfaatkan masa libur sekolah, Baznas Sumenep selalu hadir di tengah masyarakat. Pada Kamis, 25 Juni 2026 berhasil membuat 100 anak tersenyum dengan memberikan khitanan gratis.
Khitanan gratis berhasil dilakukan bekerjasama dengan Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep yang ditempatkan di dua lokasi yakni di Puskesmas Lenteng dan Manding.
Sebanyak 100 anak antusias mengikuti program khitanan gratis dengan didampingi oleh orang tua masing-masing.
Ketua Baznas Sumenep, Ahmad Rahman, menyampaikan bahwa khitanan gratis yang diberikan bentuk kepedulian Baznas terhadap masyarakat, khususnya bagi keluarga kurang mampu yang keterbatasan biaya.
Menurutnya, kegiatan sosial ini menjadi salah satu upaya Baznas dalam menyalurkan manfaat dana zakat, infak, dan sedekah secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.
Selain memberikan layanan khitan gratis, program tersebut juga diharapkan dapat mendukung peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat melalui kolaborasi antara Baznas dan Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep.
Baginya, khitanan gratis ini tidak hanya membantu meringankan beban ekonomi, tetapi juga memberikan kebahagiaan bagi anak-anak yang mengikuti khitan di momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah.
Melalui program tersebut, Baznas Kabupaten Sumenep berharap dapat terus menghadirkan kegiatan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat semangat kepedulian dan kebersamaan di tengah kehidupan sosial.
Sementara itu, Kepala Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep, drg. Ellya Fardasah, menyampaikan khitanan gratis itu bentuk sinergi antara Dinkes P2KB dan Baznas dalam Bismillah Melayani sebagai wujud komitmen pemerintah daerah memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya anak-anak dari keluarga yang membutuhkan.
“Program ini tidak hanya membantu masyarakat dari sisi kesehatan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup anak-anak serta mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal,” jelasnya.
Dalam khitanan gratis ini, juga diberikan berbagai bantuan pendukung bagi peserta. Setiap anak diberikan tas dan perlengkapan sekolah hingga uang saku.

Tidak ada Respon