SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menerima penghargaan dari Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian, Kementerian Pertanian Republik Indonesia, atas komitmen dan partisipasinya dalam pelaksanaan program The Development of Integrated Farming System in Upland Areas (UPLAND) periode 2021–2026 dengan komoditas bawang merah, 12 Oktober 2026.
Penghargaan yang diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap keterlibatan Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam mendukung pengembangan sistem pertanian terpadu di kawasan dataran tinggi. Capaian ini menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk terus memperkuat pembangunan sektor pertanian, khususnya dalam mendorong pengembangan komoditas unggulan daerah, meningkatkan produktivitas, serta membuka peluang peningkatan kesejahteraan petani.
Program UPLAND merupakan upaya pengembangan sistem pertanian terpadu di kawasan dataran tinggi. Pendekatan tersebut diharapkan dapat mendukung pengelolaan lahan pertanian secara lebih optimal sekaligus mendorong pengembangan usaha tani yang berkelanjutan.
Bagi Kabupaten Sumenep, pengembangan komoditas bawang merah memiliki arti penting dalam memperkuat sektor pertanian dan meningkatkan nilai ekonomi hasil produksi petani. Dukungan pemerintah daerah dibutuhkan untuk mendorong peningkatan kapasitas petani, memperkuat pengelolaan lahan dan irigasi, serta memperluas peluang pemasaran hasil pertanian.
Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi dorongan untuk terus meningkatkan perhatian terhadap sektor pertanian di wilayahnya. Menurutnya, pembangunan pertanian perlu dilaksanakan secara berkelanjutan melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, kelompok tani, dan seluruh pemangku kepentingan.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk terus memperkuat pembangunan sektor pertanian. Kami menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Pertanian atas apresiasi yang diberikan terhadap komitmen dan partisipasi pemerintah daerah dalam program UPLAND,” terangnya.
Pengembangan komoditas unggulan, termasuk bawang merah, juga perlu diikuti dengan peningkatan kualitas produksi, pendampingan petani, serta penguatan akses pasar agar memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas. Pemkab Sumenep diharapkan terus mendorong berbagai program yang mendukung kemajuan pertanian daerah, sehingga sektor ini tidak hanya menjadi penopang ketahanan pangan, tetapi juga mampu meningkatkan pendapatan masyarakat.
“Kami berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan para petani dapat terus diperkuat. Dengan kerja sama yang berkelanjutan, sektor pertanian Sumenep diharapkan semakin berkembang, produktif, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” lanjutnya.
Penghargaan dari Kementerian Pertanian tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa keberhasilan pembangunan pertanian membutuhkan kerja sama berkelanjutan dan program yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh petani. Melalui kolaborasi lintas sektor, pengembangan pertanian di Kabupaten Sumenep diharapkan semakin produktif, berdaya saing, dan mampu memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
“Dan penghargaan ini juga menjadi penyemangat untuk terus melakukan pembenahan dan menghadirkan program pertanian yang manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” jelasnya.

Tidak ada Respon