PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012
IMG-20260926-WA0005

Camat Pragaan Bawa Inovasi Kesiapsiagaan Bencana ke Uji AID Kabupaten Sumenep 2026

Pada
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, yang kini dipimpin Camat baru Ahmad Auzai Rahman terus berupaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana melalui inovasi Desa Siaga Mengatasi Bencana (Desimba).

Inovasi tersebut dipaparkan Camat Pragaan, Ahmad Auzai Rahman, dalam tahapan uji Anugerah Inovasi Daerah (AID) 2026 yang berlangsung di Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Sumenep, Rabu (14/10/2026).

IMG-20260926-WA0006

Desimba dirancang sebagai sistem koordinasi terpadu untuk mempercepat penanganan kondisi darurat, baik di tingkat desa maupun kecamatan. Program ini menghubungkan sejumlah unsur, mulai dari pemerintah desa, Bintara Pembina Desa (Babinsa), Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas), tenaga kesehatan, hingga relawan desa.

Koordinasi antarpihak tersebut didukung sistem komunikasi dan pelaporan digital melalui grup WhatsApp di tingkat kecamatan. Dengan mekanisme ini, informasi mengenai kejadian darurat diharapkan dapat diterima dan ditindaklanjuti secara lebih cepat.

Ahmad Auzai Rahman memaparkan bahwa Desimba dikembangkan untuk mendorong perubahan pola penanganan bencana, dari yang semula cenderung reaktif menjadi lebih tanggap dan terkoordinasi.

Menurutnya, kecepatan penyampaian informasi serta keterlibatan berbagai unsur menjadi faktor penting dalam meminimalkan dampak bencana. Melalui inovasi tersebut, Kecamatan Pragaan menargetkan penanganan awal kondisi darurat dapat dilakukan dalam waktu kurang dari 15 menit.

“Inovasi Desimba diperkuat untuk meningkatkan kecepatan respons terhadap situasi darurat di tingkat desa hingga kecamatan. Kami berharap penanganan kedaruratan dapat dilakukan dalam waktu kurang dari 15 menit,” papar Eks Camat Kepulauan Masalembu saat memaparkan inovasi tersebut.

Selain mengoptimalkan respons ketika bencana terjadi, Desimba juga menitikberatkan upaya pencegahan dan mitigasi berbasis masyarakat. Kegiatan yang direncanakan meliputi simulasi kebencanaan secara berkala serta pemetaan mandiri terhadap wilayah yang berpotensi mengalami bencana.

Program ini juga diarahkan untuk menyelaraskan data wilayah rawan bencana, ketersediaan logistik, dan keberadaan relawan agar seluruh sumber daya dapat dikoordinasikan secara lebih efektif.

Melalui penerapan Desimba, Kecamatan Pragaan berharap setiap desa memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi berbagai potensi bencana. Kolaborasi lintas sektor dan pemanfaatan teknologi komunikasi diharapkan mampu memperkuat kemandirian masyarakat sekaligus meningkatkan efektivitas penanganan kedaruratan.

“Inovasi Desimba pada intinya bertujuan memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana secara mandiri dan terpadu, sehingga masyarakat desa semakin tangguh dalam menghadapi berbagai ancaman bencana,” jelasnya.

Bacaan Lainnya

Pemkab Sumenep Raih Penghargaan dari Kementan atas Partisipasi dalam Program UPLAND 2021–2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep...

Lolos Seleksi Kabupaten, Dua Sapi Unggulan DRT Wakili Sumenep di Piala Presiden

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dua pasang sapi andalan...

Diskominfo Sumenep Ajak Warga Ramaikan Festival Musik Tong-Tong melalui Gerakan “Nongtong Bareng”

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Komunikasi dan Informatika...

DPRD Sumenep Bahas Nota Keuangan APBD 2027, Fraksi Sampaikan Pandangan Umum

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah...

FIKOM Unitomo dan PERHUMAS Perkuat Kapasitas Mahasiswa Hadapi Krisis Komunikasi

SURABAYA (JURNALIS INDONESIA) – Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas...

KSOP Kalianget Perkuat Edukasi Keselamatan Pelayaran melalui Syahbandar Bersholawat

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *