PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012
IMG-20260926-WA0005

Proyek Saluran Air Beton Jalan Maluang Senilai Rp27,65 Miliar pada 2026 Tidak Bertahan Lama, Kini Sudah Retak

Pada
KOLASE FOTO. Proyek Saluran Air Beton Jalan Maluang Senilai Rp27,65 Miliar pada 2026 yang kini sudah retak dan papan nama proyek
KOLASE FOTO. Proyek Saluran Air Beton Jalan Maluang Senilai Rp27,65 Miliar pada 2026 yang kini sudah retak dan papan nama proyek
A-AA+A++

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Kondisi saluran air beton pada proyek preservasi jalan dan jembatan ruas Gunung Tabur (Simpang Tiga Maluang)–Usiran–Tanjung Batu, Kecamatan Gunung Tabur, Kabupaten Berau, menjadi perhatian setelah ditemukan bagian konstruksi yang terlihat retak, Kamis (22/10/2026).

Proyek dengan nilai kontrak Rp27.655.961.000 atau sekitar Rp27,65 miliar tersebut dikerjakan oleh PT Ika Karya Nusa. Berdasarkan informasi yang diperoleh, kontrak proyek ditetapkan pada 30 Januari 2026 dengan masa pelaksanaan selama 336 hari kalender.

IMG-20260926-WA0006

Kondisi saluran air beton kini sudah retak cukup lebar dan terpisah antar bagian dan memicu kekhawatiran akan kualitas pekerjaan tersebut.

Temuan keretakan pada saluran air beton itu memunculkan pertanyaan mengenai kondisi fisik dan mutu pekerjaan, terlebih proyek tersebut masih tergolong baru. Kondisi tersebut menjadi penting bagi pihak terkait untuk memberikan penjelasan secara terbuka. Pemeriksaan teknis diperlukan guna mengetahui apakah keretakan berkaitan dengan proses pelaksanaan, karakteristik material, kondisi tanah, faktor lingkungan, atau penyebab lainnya.

Awak media telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Arsono, pengawas lapangan dari PT Arci Pratama Konsultan, melalui pesan WhatsApp. Namun, belum mendapatkan tanggapan.

Keterangan dari pengawas lapangan dan kontraktor pelaksana diperlukan untuk menjelaskan kondisi saluran air beton tersebut, termasuk apakah keretakan telah diperiksa dan bagaimana hasil evaluasinya.

Selain itu, instansi terkait yang bertanggung jawab atas proyek tersebut perlu memberikan penjelasan mengenai mekanisme pengawasan dan pengendalian mutu pekerjaan.

Awak media kini dalam penelusuran lebih lanjut dan membuka ruang bagi Arsono selaku pengawas lapangan, PT Arci Pratama Konsultan, PT Ika Karya Nusa selaku kontraktor pelaksana, serta instansi penanggung jawab proyek untuk memberikan klarifikasi.

Perkembangan lebih lanjut, termasuk tanggapan dari pihak pengawas dan pelaksana proyek serta instansi terkait akan disampaikan setelah informasi tambahan diperoleh. (fnd)

Bacaan Lainnya

Dugaan Penganiayaan Anak di Lingkar Barat Dilaporkan ke Polresta Sumenep, Pelapor Minta Terduga Pelaku Segera Ditangkap

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dugaan tindak pidana penganiayaan...

Bupati Sumenep Ajak Santri Jadi Penggerak Pembangunan dan Pemberdayaan Ekonomi

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi...

Pelaku Dugaan Pencabulan di Batuputih Ditangkap, Ibu Korban Apresiasi Polresta Sumenep dan Minta Dihukum Berat

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Keberhasilan Satreskrim Polresta Sumenep...

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Ribuan warga memeriahkan kegiatan...

Kapolresta Sumenep dan Kepala BNNK Pimpin Operasi Gabungan, Sasar Cafe Mr. Ball dan Pelabuhan Kalianget

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Polresta Sumenep bersinergi dengan...

Polresta Sumenep Tindak Lanjuti Aduan Dugaan Pelanggaran Etik Anggota, Gelar Perkara Segera Dilakukan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Polresta Sumenep melalui Seksi...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *