PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012
IMG-20260926-WA0005

Orang Pulau Butuh Perahu Ambulans, Dinkes P2KB Sumenep Malah Hamburkan APBD Beli Videotron Hampir Rp1 Milyar

Pada
Sosok Kepala Dinkes P2KB Sumenep, Ellya Fardasah, yang terkesan tidak peduli kondisi orang pulau dengan lebih memprioritaskan beli videotron hampir Rp1 Milyar dari APBD Tahun 2026
Sosok Kepala Dinkes P2KB Sumenep, Ellya Fardasah, yang terkesan tidak peduli kondisi orang pulau dengan lebih memprioritaskan beli videotron hampir Rp1 Milyar dari APBD Tahun 2026
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Di tengah kebutuhan perahu ambulans yang layak digunakan untuk masyarakat pulau seperti di Masalembu yang sangat membutuhkan untuk rujukan pasien hingga membawa orang sakit, Dinkes P2KB Sumenep yang dipimpin Ellya Fardasah malah terkesan hambur hamburkan uang APBD diperuntukkan beli videotron dengan anggaran fantastis, Rabu (28/10/2026).

Berdasarkan data yang dikantongi Jurnalis Indonesia, pada tahun 2026 ini, Dinkes P2KB Sumenep yang dipimpin Ellya Fardasah diketahui mengalokasikan anggaran yang bersumber dari APBD Perubahan sebesar hampir Rp1 Milyar hanya untuk membeli videotron yang disebutkan untuk penyediaan bahan logistik kantor.

IMG-20260926-WA0006

Seorang warga Masalembu mempertanyakan urgensi pembelian videotron yang dilakukan oleh Dinkes P2KB Sumenep yang memakan uang APBD hampir Rp1 Milyar itu.

“Mau buat apa sih Dinkes videotron se mahal itu? Kenapa tidak digunakan untuk yang lebih dibutuhkan masyarakat, seperti keberadaan perahu ambulans yang layak untuk masyarakat pulau, kan lebih berguna,” kata seorang warga Masalembu seraya geleng-geleng kepala mengetahui ulah Dinkes P2KB Sumenep yang dipimpin Ellya Fardasah.

Besarnya anggaran memunculkan pertanyaan mengenai urgensi pengadaan videotron itu, terutama ketika sejumlah masyarakat di wilayah kepulauan masih membutuhkan dukungan fasilitas transportasi untuk kepentingan pelayanan kesehatan.

Bagi masyarakat di wilayah kepulauan seperti Kecamatan Masalembu, transportasi laut bukan sekadar sarana mobilitas. Dalam kondisi darurat medis, ketersediaan perahu ambulans yang layak dapat menjadi faktor penting untuk membawa pasien menuju fasilitas kesehatan yang mampu memberikan penanganan lebih lanjut.

“Sepertinya Dinkes P2KB Sumenep di bawah kepemimpinan Ellya Fardasah tidak mempedulikan itu. Buktinya, malah memprioritaskan videotron dengan anggaran fantastis itu,” lanjut warga Masalembu ini.

Ironisnya, Kepala Dinkes P2KB Sumenep, Ellya Fardasah, dikonfirmasi terkait pengadaan videotron dengan anggaran fantatis hampir 1 Milyar itu enggan merespon hingga Rabu, 28 Oktober 2026.

Jurnalis Indonesia kini dalam penelusuran lebih lanjut seraya mengkonfirmasi sederet pengadaan barang dan jasa lainnya di Dinkes P2KB Sumenep di bawah kepemimpinan Ellya Fardasah yang berpotensi menjadi bancakan. (ily)

Bacaan Lainnya

Anggaran Jasa Pencatatan dan Pengumpulan Data Keluarga di Dinkes P2KB Sumenep Tembus Rp200 Juta, Kadinkes Ellya Enggan Buka Suara

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Uang Anggaran Pendapatan dan...

Hari Sumpah Pemuda 2026: Momentum Perkuat Persaudaraan dan Gotong Royong

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Dalam rangka memperingati Hari...

Aktivitas PT WAP di Usiran Berau Dipertanyakan, KSOP Sebut Hanya Kantongi Izin Pemanfaatan Garis Pantai

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Aktivitas PT Woro Adhi...

Dugaan Gudang dan Penjualan Miras di Sambaliung, Aparat Harus Turun Tangan

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Dugaan aktivitas penyimpanan dan...

Kemacetan Terjadi di Jalan Bujangga Tanjung Redeb, Polisi Turun Atur Lalu Lintas

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Penumpukan kendaraan menyebabkan kemacetan...

Diskan Sumenep Anggarkan Rp180 Juta untuk Pengadaan Jaring dan Perahu, Penerimanya Misterius, Plt Kadis-Kabid Ikut Menghilang

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *