SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Di tengah kebutuhan perahu ambulans yang layak digunakan untuk masyarakat pulau seperti di Masalembu yang sangat membutuhkan untuk rujukan pasien hingga membawa orang sakit, Dinkes P2KB Sumenep yang dipimpin Ellya Fardasah malah terkesan hambur hamburkan uang APBD diperuntukkan beli videotron dengan anggaran fantastis, Rabu (28/10/2026).
Berdasarkan data yang dikantongi Jurnalis Indonesia, pada tahun 2026 ini, Dinkes P2KB Sumenep yang dipimpin Ellya Fardasah diketahui mengalokasikan anggaran yang bersumber dari APBD Perubahan sebesar hampir Rp1 Milyar hanya untuk membeli videotron yang disebutkan untuk penyediaan bahan logistik kantor.
Seorang warga Masalembu mempertanyakan urgensi pembelian videotron yang dilakukan oleh Dinkes P2KB Sumenep yang memakan uang APBD hampir Rp1 Milyar itu.
“Mau buat apa sih Dinkes videotron se mahal itu? Kenapa tidak digunakan untuk yang lebih dibutuhkan masyarakat, seperti keberadaan perahu ambulans yang layak untuk masyarakat pulau, kan lebih berguna,” kata seorang warga Masalembu seraya geleng-geleng kepala mengetahui ulah Dinkes P2KB Sumenep yang dipimpin Ellya Fardasah.
Besarnya anggaran memunculkan pertanyaan mengenai urgensi pengadaan videotron itu, terutama ketika sejumlah masyarakat di wilayah kepulauan masih membutuhkan dukungan fasilitas transportasi untuk kepentingan pelayanan kesehatan.
Bagi masyarakat di wilayah kepulauan seperti Kecamatan Masalembu, transportasi laut bukan sekadar sarana mobilitas. Dalam kondisi darurat medis, ketersediaan perahu ambulans yang layak dapat menjadi faktor penting untuk membawa pasien menuju fasilitas kesehatan yang mampu memberikan penanganan lebih lanjut.
“Sepertinya Dinkes P2KB Sumenep di bawah kepemimpinan Ellya Fardasah tidak mempedulikan itu. Buktinya, malah memprioritaskan videotron dengan anggaran fantastis itu,” lanjut warga Masalembu ini.
Ironisnya, Kepala Dinkes P2KB Sumenep, Ellya Fardasah, dikonfirmasi terkait pengadaan videotron dengan anggaran fantatis hampir 1 Milyar itu enggan merespon hingga Rabu, 28 Oktober 2026.
Jurnalis Indonesia kini dalam penelusuran lebih lanjut seraya mengkonfirmasi sederet pengadaan barang dan jasa lainnya di Dinkes P2KB Sumenep di bawah kepemimpinan Ellya Fardasah yang berpotensi menjadi bancakan. (ily)

Tidak ada Respon