PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Jika berbicara tentang kebudayaan yang ada di seantero nusantara sangatlah banyak akan tetapi untuk salah satu peninggalan kebudayaan di tanah Jawa yang adiluhung (masyur). Pastilah semua bisa menebaknya yaitu adalah wayang kulit.
Di wilayah Kabupaten Pemalang, di Desa Penggarit, Kecamatan Taman, khususnya di SDN 01 Penggarit terdapat satu siswa yang menonjol dalam keminatan pada wayang kulit.
Sehingga dari teman-teman sekelasnya dan teman-temannya dalam satu lingkungan SDN 1 Penggarit menyebutnya Si Dalang Cilik. Di karenakan seringnya dia mendalang di setiap waktu istirahat di kelas dan justru ini menghibur teman-teman sekelasnya.
Lalu sampai beberapa bulan kabar meluas ke telinga semua wali murid di SDN 1 Penggarit hingga terdengar juga ke salah satu tokoh Kebudayaan Jawa di Desa Penggarit sekaligus tenaga pendidik bidang kesenian dan kebudayaan.
Eko Budi sala satu toko budaya setempat mengatakan, untuk kesenian budaya jawa khususnya Wayang Kulit masih banyak disukai masyarakat. ” Di Pemalang juga masyarakatnya masih melestarikan kesenian budaya jawa atau dalam istilah bahasa jawa nguri-nguri budaya jawi,” katanya.
Kata dia, dana pada hari ini juga ada pementasan wayang kulit di gedung Serbaguna yang berada di jalan Jenderal Sudirman di depan kantor Polres Pemalang dalam rangka Hari Wayang Nasional.
“Dan sengaja kami dari jajaran tenaga pendidik SDN 01 Penggarit Pemalang mengajak siswa-siswa kelas 6 dengan memakai kostum adat Jawa Tengah,” lanjutnya.
Tujuannya, lanjut dia, agar siswa-siswi generasi penerus bangsa sekaligus juga sebagai generasi penerus kesenian kebudayaan Jawa/Kearifan Budaya Lokal lebih mengenal dan melestarikan.
“Sehingga nantinya kalau sudah besar bisa jadi tokoh kesenian dan kebudayaan jawa. Seperti Alfin salah satu siswa SDN 01 Penggarit ini,” harapnya. (sus)

Tidak ada Respon