SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Sebanyak puluhan Perguruan Tinggi Negeri dan swasta dari berbagai daerah ikut memeriahkan penyelenggaraan pameran pendidikan tinggi dan pendidikan profesi.
Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sumenep mengapresiasi kepada Keluarga Besar Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGKB) SMA/SMK/MA Negeri dan Swasta yang istiqamah melaksanakan Pameran Pendidikan Tinggi dan Profesi.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada perguruan tinggi negeri dan swasta serta semua pihak yang ikut berkontribusi atas terlaksananya pameran pendidikan tinggi dan pendidikan profesi,” tutur Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo yang familiar disapa Cak Fauzi di sela-sela pembukaan di Gedung Adi Poday, Senin (15/1/2024).
Menurut Bupati Cak Fauzi, pameran itu sangat dibutuhkan oleh pelajar SMA sederajat khususnya siswa kelas akhir, dalam rangka memperkaya informasi perguruan tinggi untuk melanjutkan pendidikannya.
Karena diakui orang nomor wahid di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep ini, informasi perguruan tinggi sangat penting agar para pelajar kelas akhir itu memiliki gambaran utuh tentang perguruan tinggi sesuai bakat, termasuk pembiayaan sampai selesai dalam menempuh pendidikannya.
“Para pelajar melalui kegiatan ini juga mendapatkan informasi tentang legalitas perguruan tinggi di Indonesia,” terang Bupati Sumenep Cak Fauzi.
Berdasarkan data Keluarga Besar Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGKB) SMA/SMK/MA Negeri dan Swasta, jumlah perguruan tinggi yang mengikuti kegiatannya sebanyak 67 lembaga se-Jawa Timur, Jogjakarta, Jawa Tengah dan Jawa Barat.
Perguruan tinggi itu perinciannya adalah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) sebanyak 16 lembaga dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) sebanyak 51 lembaga.
“Karena itulah, kami berharap kepada para siswa yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi agar memanfaatkan pameran ini, jangan sampai dilewatkan begitu saja guna mencari informasi yang valid dan berkonsultasi langsung dengan pihak perguruan tinggi, agar para siswa betul-betul tidak salah pilih,” harap Bupati Cak Fauzi.

Tidak ada Respon