Dinkes Supervisi di RSUDMA Sumenep, RS Pelat Merah Dibawah Direktur Erliyati Tatalaksananya Sudah Baik

Pada
BERSINERGI. Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, yang dipimpin langsung Kepala Dinas Agus Mulyono (kiri) dengan disambut langsung oleh Direktur Erliyati (kanan) selaku pimpinan manajemen di RSUD Dr. H. Moh. Anwar. (foto/ist)
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, yang dipimpin langsung Kepala Dinas Agus Mulyono, melakukan supervisi di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA), Selasa (7/2/2023).

Di RSUDMA, tim supervisi Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sumenep yang dipimpin Agus Mulyono, disambut langsung oleh Direktur Erliyati, selaku pimpinan manajemen pada rumah sakit milik pemerintah berjuluk Kota Keris di RSUD Dr. H. Moh. Anwar.

Dinkes Supervisi di RSUDMA Sumenep, RS Pelat Merah Dibawah Direktur Erliyati Tatalaksananya Sudah Baik. (foto/ist)

Baca Juga: RSUD Moh Anwar Sumenep bersama Puskesmas Rakor Penyamaan Pemahaman Implementasi Program UHC

Supervisi dari Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sumenep kepada rumah sakit pelat merah dibawah kepemimpinan Direktur Erliyati tatalaksananya disampaikan sudah baik, dengan beberapa koordinasi yang tetap harus ditingkatkan dan dikomunikasikan terkait rujukan.

Humas RSUD Moh. Anwar Sumenep Arman Endika memaparkan bahwa supervisi Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sumenep mengenai 6 hal. Pertama, penyampaian hasil kinerja dan klarifikasi atas capaian RSUD Dr. H. Moh. Anwar.

“Kedua, koordinasi tatalaksana UHC sudah berjalan baik,” terang Arman Endika, Selasa (7/2/23).

Baca Juga: Lulus Akreditasi Paripurna Standar Kemenkes, Direktur RSUDMA Sumenep Komitmen Berinovasi dan Melayani

Lalu ketiga, dirumuskan rujukan berkenaan tatalaksana ODGJ antara RSUD Dr. H. Moh. Anwar dan dan Puskesmas di Kabupaten Sumenep. Keempat, dirumuskan rujukan orang/anak terlantar tatalaksananya. Kelima, ODGJ, bayi anak terlantar butuh peran Dinas Sosial setempat.

“Kemudian keenam itu, mengenai tatalaksana lingkungan RSUD Dr. H. Moh. Anwar Kabupaten Sumenep disampaikan sudah baik,” jelas Humas RSUD milik pemerintah daerah kabupaten Sumenep, Arman Endika. (ji/ils/red)

Bacaan Lainnya

Kecamatan Batuputih Siap Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Utara Sumenep

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep,...

Berpihak kepada Petani, Bupati Sumenep Cak Fauzi Tetapkan Kenaikan TIHT Tembakau 2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep...

Diskominfo Sumenep Perkuat Kapasitas PPID melalui Sosialisasi KI dan Workshop Keterbukaan Informasi

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Komunikasi dan Informatika...

Usai Anom Widiyantoro Jadi Tersangka, Nurkholes Resmi Jabat Plt Bupati Pemalang

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah...

Pilkades 2027 di Sumenep Diproyeksikan Gunakan e-Voting, Regulasi Mulai Disusun Libatkan Masyarakat

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep...

Bupati Sumenep Cak Fauzi dan Baznas Beri Dukungan kepada Santri Berprestasi Menuju Forum Dunia

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan...

IMG-20260617-WA0002

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *