PASANG IKLANMU DISINI
Example floating
Example floating

Dokter Spesialis RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Bagikan Tips Perawatan Kulit, Ini Paparannya

Pada
Direktur RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep dr. Erliyati, M.Kes (kiri) dan dr. Susanti Rosmala Dewi, Sp.DVE, spesialis dermatovenereologi dan estetika pada rumah sakit pelat merah milik Pemerintah Kabupaten Sumenep (kanan)
Direktur RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep dr. Erliyati, M.Kes (kiri) dan dr. Susanti Rosmala Dewi, Sp.DVE, spesialis dermatovenereologi dan estetika pada rumah sakit pelat merah milik Pemerintah Kabupaten Sumenep (kanan)
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Moh. Anwar Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang kini dibawah kepemimpinan dr. Erliyati, M.Kes, selalu memberikan pencerahan yang bermanfaat kepada masyarakat. Jumat (25/4/2025).

Kali ini melalui dr. Susanti Rosmala Dewi, Sp.DVE, spesialis dermatovenereologi dan estetika pada rumah sakit pelat merah milik Pemerintah Kabupaten Sumenep membagikan tips perawatan kulit dikala cuaca ekstrem yang sering memicu permasalahan pada kulit.

Dokter Susanti Rosmala Dewi memaparkan, cuaca kemarau yang berkepanjangan dan suhu udara yang kian ekstrem tidak hanya memengaruhi kesehatan fisik secara umum, tapi juga berdampak signifikan terhadap kondisi kulit masyarakat.

“Dalam kondisi cuaca panas seperti saat ini, keluhan yang paling sering datang dari pasien adalah kulit kering. Biasanya keluhan itu berupa kulit bersisik, gatal, mengelupas, terasa kencang, muncul garis-garis halus dan warnanya menjadi kusam,” papar Dokter Susanti Rosmala Dewi.

Dokter Susanti Rosmala Dewi lanjut memaparkan, kulit kering atau xerosis, disebabkan oleh banyak faktor, namun cuaca yang terlalu panas dan paparan sinar matahari berlebih menjadi pemicu utama saat musim kemarau.

“Yang menjadi pemicunya juga dari kurangnya asupan cairan dan kerusakan lapisan pelindung kulit atau skin barrier,” terang Dokter Susanti Rosmala Dewi.

Dokter Susanti Rosmala Dewi menerangkan, untuk mencegah dan mengurangi keluhan kulit kering, itu menyarankan beberapa langkah sederhana.

“Pertama, menjaga kebersihan kulit dengan cara yang lembut. Hindari penggunaan sabun yang mengandung scrub karena bisa menimbulkan gesekan berlebih dan mengiritasi kulit,” kata Dokter Susanti Rosmala Dewi.

Kedua Dokter Susanti Rosmala Dewi mengatakan, penting untuk menjaga hidrasi tubuh dengan mengonsumsi air putih minimal dua liter per hari. Sebab air putih merupakan kunci utama agar kulit tetap lembap dari dalam.

“Langkah berikutnya adalah rutin menggunakan pelembap. Produk pelembap yang mengandung ceramide, glycerin, atau shea butter sangat direkomendasikan karena efektif mengunci kelembapan kulit. Aplikasikan pelembap maksimal lima menit setelah mandi agar penyerapannya optimal,” ungkap Dokter Susanti Rosmala Dewi.

Dokter Susanti Rosmala Dewi juga menekankan pentingnya asupan gizi seimbang dari makanan, khususnya buah dan sayur yang kaya vitamin A, C, E, dan K. Kemudian paparan udara dingin dari ruangan ber-AC pun bisa memicu kekeringan pada kulit.

Karena itu Dokter Susanti Rosmala Dewi menyarankan perlindungan kulit ganda saat berada di ruangan berpendingin udara. Eksfoliasi kulit pun bisa dilakukan sebagai bagian dari perawatan, namun tetap harus memperhatikan kondisi kulit.

“Kalau ada keluhan, sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter. Jangan asal menggunakan produk,” pesan Dokter Susanti Rosmala Dewi.

Dokter Susanti Rosmala Dewi juga mengatakan, selain produk medis, bahan alami juga bisa menjadi solusi tambahan. Untuk mengatasi bibir kering misalnya, madu bisa digunakan. Sedangkan minyak zaitun bisa membantu melembapkan kulit tangan dan kaki yang terasa kasar.

Menurut Dokter Susanti Rosmala Dewi juga, perubahan cuaca panas-dingin secara ekstrem juga berpotensi memicu penyakit kulit lainnya seperti infeksi jamur, cacar air, herpes zoster, hingga gondongan.

Sehingga Dokter Susanti Rosmala Dewi mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan kulit, terutama di tengah cuaca yang tidak menentu. Sebab, kulit adalah pertahanan pertama tubuh.

“Maka merawatnya adalah bentuk pencegahan utama terhadap berbagai penyakit. Sebab perubahan suhu ini bisa memengaruhi daya tahan tubuh, sehingga virus dan jamur lebih mudah menyerang,” tutup Dokter Susanti Rosmala Dewi.

IMG-20260312-WA0047
Example 120x600

Bacaan Lainnya

Momentum Hari Kartini, Direktur RSUD Sumenep Perkuat Pelayanan untuk Masyarakat

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – RSUD dr. Moh. Anwar...

RSUD Sumenep Tegaskan Seleksi Transparan, 411 Peserta Lolos Tahap Administrasi, Masa Sanggah 21 hingga 23 April 2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Tingginya minat masyarakat terlihat...

Dinkes Sumenep Tekankan Optimalisasi Imunisasi dalam Kegiatan Monev

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk...

Pelayanan Poli Terpadu RSUD Sumenep Dinilai Memuaskan: Humanis, Responsif, dan Cepat

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kualitas pelayanan di Poli Terpadu...

Direktur RSUD Sumenep dr Erliyati Turun Langsung Pantau Pelayanan Pasien

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Direktur RSUD dr. H....

RSUD Sumenep Kembali Buat Terobosan dengan Hadirkan Layanan Terapi Wicara di Poli Rehabilitasi Medik

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – RSUD dr. H. Moh....

IMG-20260320-WA0006