PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012
IMG-20260926-WA0005

Kadinkes P2KB Sumenep Pastikan Sampai Saat Ini Tidak Ada Potongan Dana Kapitasi di Puskesmas

Pada
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Sumenep drg. Ellya Fardasah, M.Kes saat wawancara bersama sejumlah media di kantornya, Kamis (16/1/2025)
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Sumenep drg. Ellya Fardasah, M.Kes, memastikan sampai saat ini tidak ada pemotongan dana kapitasi di Puskesmas di wilayahnya.

Sebagaimana tudingan kabar dugaan pemotongan dana kapitasi Puskesmas yang dialamatkan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dipimpinnya.

IMG-20260926-WA0006

“Sampai saat ini tidak ada potongan (dana kapitasi) di Puskesmas,” tegas Kadinkes P2KB Sumenep Ellya Fardasah di kantornya kepada sejumlah wartawan di kantornya, Kamis (16/1/2025).

Untuk diketahui kata Kadinkes P2KB Sumenep, bahwa kapitasi itu merupakan kegiatan yang memang bersumber untuk program Puskesmas.

“Jadi kapitasi itu peruntukannya ada dua. Jasa pelayanan dan untuk operasional Puskesmas,” jelasnya.

Ellya menjelaskan, jasa pelayanan sampai detik ini itu dibagi beberapa prosentase tiap-tiap Puskesmas. Untuk jasa pelayanan berapa persen dan operasional Puskesmas berapa persen.

“Dan itu sudah ada aturannya yang diatur oleh Peraturan Menteri Kesehatan,” terangnya.

Kadinkes P2KB Sumenep menerangkan, dan jasa pelayanan itu langsung masuk ke rekening tenaga kesehatan yang ada di Puskesmas.

Jadi Ellya menegaskan, tidak ada potongan. Sedangkan sisanya untuk operasional itu untuk kegiatan rutin di Puskesmas.

“Saya tegaskan lagi tidak potongan di Puskesmas manapun di Kabupaten Sumenep,” kata Kadinkes P2KB Sumenep Ellya Fardasah kembali menegaskan.

Lebih lanjut Ellya mengatakan, Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep sebagai koordinator tidak ada kaitannya apapun dengan hubungan sama operasional yang ada Puskesmas. Karena Puskesmas di Kabupaten Sumenep sudah BLUD.

“Mereka (Puskesmas) sudah punya kebijakan untuk mengatur anggarannya sendiri. Sementara Dinkes P2KB Sumenep sebagai yang mengetahui dan koordinator,” papar Ellya.

Dan pada saat ini, per tahun 2025, sudah tidak ada pegawai Sukwan di Puskesmas Kabupaten Sumenep karena sudah berstatus kontrak.

“Jadi semuanya sudah mempunyai gaji dan terkait ini juga sudah ada Perbup-nya,” jelas Kadinkes P2KB Sumenep Ellya Fardasah. (ily)

Bacaan Lainnya

Komitmen Perkuat Pelayanan Kesehatan, Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Penghargaan JSI

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dedikasi Rumah Sakit Umum...

RSUD Sumenep Raih Penghargaan Faskes Terbaik JKN 2026 Kategori Tipe B se-Madura Raya

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kinerja RSUD dr. H....

Hadirkan Konsultasi Dokter hingga Cek Layanan Kesehatan Gratis, RSUD Sumenep Raih Apresiasi dan Stan Terbaik di MCF 2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Keikutsertaan RSUD dr. H....

RSUD Sumenep Jadi Lokasi Pembahasan Penguatan Pembangunan Kesehatan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pengembangan layanan kesehatan di...

Kehadiran Stan RSUD Sumenep di MCF 2026 Disambut Antusias Pengunjung

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Antusiasme masyarakat mewarnai malam...

Stan Dinkes P2KB Sumenep Diserbu Pengunjung untuk Cek Kesehatan Gratis di MCF 2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Antusiasme masyarakat mewarnai pembukaan...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *