PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260508-WA0019
IMG-20260508-WA0009

Kadis Pendidikan Jatim Tidak Bergeming Atas Tudingan Eks Kacabdin Sumenep Soal Proyek Mangkrak

Pada
Potret bangunan yang disebutkan untuk pembangunan kantor Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Sumenep yang mangkrak bertahun-tahun hingga kini
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai tak bergeming disoal adanya tudingan mantan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Sumenep Syamsul Arifin mengenai proyek mangkrak rencana pembangunan kantor Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Sumenep dimasanya yang kini jadi sorotan yang disebutkan dihandle oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai memilih bungkam dikonfirmasi Jurnalis Indonesia hingga Senin (12/8/2024).

Padahal Jurnalis Indonesia telah mengajukan pesan konfirmasi kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai sejak kemarin Jumat (9/8/2024).

Mantan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Sumenep Syamsul Arifin yang kini dimutasi sebagai guru di salah satu SMAN di kepulauan mengaku proyek pembangunan mangkrak yang dikerjakan dimasanya itu tidak melibatkan Cabang Dinas Pendidikan. Semuanya dihandle oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Khusus bangunan (yang direncanakan untuk pembangunan kantor Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Sumenep yang hingga kini mangkrak-red) sama sekali tidak melibatkan Cabdin, baik penentuan CV, konsultan maupun pengawasan,” sebut Syamsul Arifin.

Eks Kacabdin Syamsul juga mengaku tidak mengetahui besaran anggaran untuk pembangunan kantor yang kini mangkrak itu. Sebab mengatakan tidak ikut campur.

“Cabdin tidak ikut campur, itu urusan Jawa Timur. Karena memang tidak melibatkan Cabdin,” akunya.

Eks Kacabdin Syamsul mengungkapkan, yang dirinya lihat untuk pekerjaan tiap titik (pojok) ada 3 lonjor paku bumi di kedalaman sekitar 20 meter karena desain bangunan bertingkat.

Ironisnya kini terpantau, tiang pancang yang akan dipergunakan sebagai penyanggah sudah ditumbuhi rumput liar. Termasuk satu bangunan yang mirip pintu gerbang kerajaan. Bahkan ada juga yang mengatakan bangunan tersebut mirip garasi mobil kini dibiarkan terbengkalai.

Teranyar, Kepala Cabang Pendidikan Jawa Timur Wilayah Sumenep kini, Budi Sulistyo, mengaku terkait proyek mangkrak pembangunan kantor Cabang Pendidikan Jawa Timur Wilayah Sumenep di kantornya tidak ada satupun jejak dokumen yang tinggalkan.

“Saya suruh cek ke pegawai disini katanya memang tidak ada dokumen satu pun mengenai proyek tersebut (pembangunan kantor Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Sumenep yang mangkrak-red) itu. Tapi harusnya ada,” sebutnya ditemui di kantornya, Senin (12/8). (ilyas)

IMG-20260312-WA0047

Bacaan Lainnya

Dapat Dukungan Penuh Ketua Komite, SDN Barkot 3 Hadirkan Semangat Hardiknas Lewat Ajang Kreativitas Anak Usia Dini

PAMEKASAN (JURNALIS INDONESIA) – Peringatan Hari Pendidikan Nasional...

Momentum Hardiknas 2026, SMAN 1 Ambunten Sumenep Luncurkan Inovasi Sekolah Bebas Sampah Plastik

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – SMA Negeri 1 Ambunten,...

Peringatan Hari Jadi ke-44 SMP Negeri 1 Bodeh Berlangsung Meriah

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Suasana ceria menyelimuti wilayah...

BPRS Bhakti Sumekar Apresiasi ICP UNIBA Madura sebagai Model Bisnis Mahasiswa

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Program Innovative Collaborative Project...

Dialog Keummatan LDK Unija Ajak Mahasiswa Jadi Penyejuk di Tengah Perbedaan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM)...

Bupati Sumenep Tinjau Langsung Pelaksanaan TKA SMP 2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi...

IMG-20260508-WA0007

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *