Skrol untuk membaca pos
IMG-20260619-WA0002

Kepedulian Sosial BIP Tak Pernah Putus, Minggu 28 Juni 2026 Lanjut Berbagi di Musholla Ainun Pantai Badur Sumenep

Pada
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Semangat fastabiqul khairat atau berlomba-lomba dalam kebaikan kembali dibuktikan oleh Bani Insan Peduli (BIP) yang digagas Ali Zainal Abidin. Setelah memuliakan ribuan anak yatim dan kaum dhuafa di Kabupaten Sumenep, menghadirkan program kemanusiaan senilai sekitar Rp2 miliar di Lapas Kelas IIA Pamekasan, hingga menggelar Khitanan Massal 1.000 Anak, BIP Foundation kembali melanjutkan rangkaian Muharram Berbagi melalui kegiatan bertajuk “Bakti Anak Nurani Ibu” di kawasan Pantai Badur, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, Minggu (28/6/2026).

Mengusung tema “Indahnya Kebersamaan, Berkahnya Muharram”, kegiatan ini menjadi penutup rangkaian aksi sosial BIP Foundation di bulan Muharram. Pantai Badur yang selama ini dikenal sebagai destinasi wisata alam, kali ini akan berubah menjadi lautan kepedulian, tempat ratusan masyarakat berkumpul untuk berbagi, berdoa, dan mempererat tali persaudaraan.

IMG-20260619-WA0003

Founder BIP Foundation, H. Ali Zainal Abidin, mengatakan bahwa seluruh program yang dijalankan BIP berangkat dari semangat menghadirkan manfaat bagi sebanyak mungkin orang.

“Fastabiqul khairat bukan hanya slogan. Ini adalah ajakan untuk terus bergerak dalam kebaikan. Selama masih ada kesempatan membantu sesama dan masih ada masyarakat yang membutuhkan, maka kami akan terus hadir dan berbuat,” tegasnya.

Menurutnya, bulan Muharram merupakan waktu yang tepat untuk memperbanyak amal saleh sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan perhatian.

Sebelumnya, BIP Foundation sukses menggelar santunan bagi ribuan anak yatim dan kaum dhuafa di Kabupaten Sumenep. Dalam kegiatan tersebut, ribuan penerima manfaat mendapatkan santunan, bantuan pendidikan, paket sembako, serta doa bersama yang berlangsung penuh haru.

“Jika ingin dicintai Rasulullah SAW, maka cintailah anak yatim. Jika ingin dekat dengan Rasulullah di akhirat, maka muliakan mereka dan jangan biarkan mereka merasa sendirian,” pesan H. Ali Zainal Abidin saat kegiatan berlangsung.

Tak lama berselang, BIP Foundation kembali membuat gebrakan melalui program kemanusiaan di Lapas Kelas IIA Pamekasan. Di hadapan ratusan warga binaan, BIP menyalurkan ribuan mushaf Al-Qur’an, 700 kasur, bantuan sosial, bantuan tunai, sekaligus meluncurkan program pemberdayaan ekonomi BIP Farm berupa pengembangan peternakan ayam petelur, pelatihan kewirausahaan, hingga pembekalan keterampilan kerja. Nilai keseluruhan program tersebut mencapai sekitar Rp2 miliar.

Tak berhenti di situ, BIP juga menggelar Khitanan Massal 1.000 Anak yang diikuti peserta dari berbagai daerah di Madura. Program tersebut menjadi angin segar bagi masyarakat karena memberikan layanan kesehatan secara gratis sekaligus membantu meringankan beban ekonomi keluarga.

“Anak-anak ini adalah amanah. Mereka berhak mendapatkan pelayanan terbaik, perhatian, dan kasih sayang. Kami ingin momentum khitanan ini menjadi kenangan indah sekaligus membawa manfaat bagi masa depan mereka,” ujar H. Ali.

Rangkaian aksi sosial BIP sebelumnya juga menjangkau berbagai daerah di Jawa Timur. Melalui BIP Tour Jatim, lembaga tersebut menyalurkan bantuan lebih dari Rp1 miliar di Kabupaten Lamongan, meliputi pembangunan masjid, ambulans, bantuan ternak, penguatan aset yayasan, hingga program pemberdayaan bagi penyintas ODGJ yang telah pulih.

Sejak berdiri pada 2023, BIP Foundation dikenal konsisten menjalankan berbagai program kemanusiaan, mulai dari santunan anak yatim dan dhuafa, layanan kesehatan, pendidikan, bedah rumah, bantuan lansia dan disabilitas, penanganan bencana, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Menurut H. Ali Zainal Abidin, seluruh gerakan tersebut lahir dari keyakinan bahwa manusia terbaik adalah mereka yang paling banyak memberikan manfaat kepada sesama.

“Kami percaya kemuliaan sebuah bangsa tidak hanya diukur dari pembangunan fisiknya, tetapi juga dari bagaimana masyarakat memperlakukan mereka yang lemah dan membutuhkan pertolongan. Selama masih ada yang membutuhkan bantuan, kami akan terus bergerak, terus berbagi, dan terus menghadirkan harapan,” tegasnya.

Melalui kegiatan “Bakti Anak Nurani Ibu” di Pantai Badur, BIP Foundation kembali mengirimkan pesan bahwa dakwah, kemanusiaan, dan kepedulian adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Di tengah debur ombak Pantai Badur dan berkah bulan Muharram, BIP ingin mengajak masyarakat menjadikan setiap langkah sebagai ladang amal, karena satu kebaikan akan melahirkan kebaikan berikutnya, dan harapan akan selalu hidup selama masih ada tangan yang mau berbagi.

Bacaan Lainnya

BIP Kembali Jadwalkan Santunan 1.000 Anak Yatim di Pamekasan pada 10 Juli 2026

PAMEKASAN (JURNALIS INDONESIA) – Komitmen berbagi kepada sesama...

Isi Libur Sekolah dengan Aksi Sosial, DRT The Big Family dan Klinik Al-Fatih Gelar Khitan Gratis

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Libur panjang sekolah dimanfaatkan...

Pemuda Pancasila dan FWP Pemalang Bersinergi Berantas Peredaran Obat Terlarang

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Majelis Pimpinan Cabang (MPC)...

Semangat Berbagi dan Berdakwah, BIP Kembali Hadir di Tengah Masyarakat Sumenep

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Komitmen dalam menebar manfaat...

Rumah Warga Batuputih Ambruk, Baznas Sumenep Kembali Hadir Salurkan Bantuan Dana dan Sembako

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Badan Amil Zakat Nasional...

Semangat Fastabiqul Khairat Terus Mengalir Dijalankan BIP, Kini Gelar Khitanan Massal untuk 1.000 Anak

PAMEKASAN (JURNALIS INDONESIA) – Komitmen Bani Insan Peduli...

IMG-20260617-WA0002

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *