SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kalianget terus memperluas edukasi keselamatan pelayaran kepada berbagai lapisan masyarakat. Kali ini, edukasi tersebut menyasar kalangan santri dan santriwati Pondok Pesantren Al-Karimiyah, Desa Baraji, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, Kamis (8/10/2026).
Kegiatan bertajuk Sosialisasi Keselamatan Pelayaran Sejak Dini tersebut diikuti para santri, santriwati, serta dewan guru Pondok Pesantren Al-Karimiyah. Program ini menjadi salah satu langkah untuk memperkenalkan pentingnya keselamatan dalam aktivitas transportasi laut kepada generasi muda.
Dalam kegiatan itu, Kepala KSOP Kelas IV Kalianget, Azwar Anas, S.H., M.Hum., diwakili oleh Lilik Verawati, S.E., selaku Penelaah Teknis Kebijakan. Turut hadir petugas SMRT KSOP Kelas IV Kalianget.
Lilik Verawati menjelaskan, edukasi keselamatan pelayaran sejak dini merupakan upaya membangun kesadaran generasi muda agar memahami pentingnya keselamatan ketika beraktivitas di lingkungan perairan maupun menggunakan transportasi laut.
Menurutnya, pemahaman mengenai keselamatan pelayaran tidak hanya diperlukan oleh masyarakat yang sehari-hari menggunakan jasa angkutan laut. Kalangan pelajar dan santri juga perlu memperoleh pengetahuan tersebut sebagai bagian dari upaya menumbuhkan kepedulian terhadap keselamatan maritim.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan budaya keselamatan pelayaran kepada generasi muda, termasuk para santri. Karena itu, edukasi perlu dilakukan sejak dini agar pemahaman mengenai keselamatan dapat terbentuk dengan baik,” ujar Lilik.
Ia menambahkan, keselamatan pelayaran merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan berbagai unsur masyarakat. Oleh sebab itu, penyebarluasan informasi dan edukasi perlu dilakukan secara berkesinambungan agar semakin banyak masyarakat memahami pentingnya mengutamakan keselamatan dalam aktivitas di laut.
Para santri dan santriwati diharapkan dapat mengambil manfaat dari sosialisasi tersebut serta menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, khususnya ketika beraktivitas di kawasan perairan atau melakukan perjalanan menggunakan transportasi laut.
“Kami berharap materi yang disampaikan dapat dipahami oleh para santri dan diteruskan kepada keluarga maupun masyarakat di lingkungan tempat tinggal mereka. Dengan begitu, kesadaran tentang pentingnya keselamatan pelayaran dapat menjangkau lebih banyak orang,” ungkapnya.
Lilik menegaskan, KSOP Kelas IV Kalianget berkomitmen melanjutkan edukasi keselamatan pelayaran dengan menjangkau kelompok masyarakat yang lebih luas. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pentingnya keselamatan dalam setiap aktivitas pelayaran.
Melalui sosialisasi yang menyasar lingkungan pendidikan dan pesantren, KSOP Kalianget berharap generasi muda tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang keselamatan maritim, tetapi juga ikut berperan dalam menyebarluaskan kesadaran tersebut di tengah masyarakat Kabupaten Sumenep.

Tidak ada Respon