Pemkab Sumenep Target Angka Stunting Turun hingga 8 Persen Tahun 2023 Ini

Pada
Pemkab Sumenep Target Angka Stunting Turun hingga 8 Persen Tahun 2023 Ini. (foto/ist)
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus berupaya menurunkan angka stunting (tengkes) setiap tahun, hingga mencapai target pada tahun 2024 sebesar 14 persen, sehingga angka tengkes tahun ini menurun 8 persen.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, angka tengkes di Kabupaten Sumenep sudah menurun cukup signifikan, karena berdasarkan data kasus tengkes pada tahun 2020 sebesar 29,0 persen dan tahun 2022 menurun 7,4 persen menjadi 21,6 persen.

“Kami berkomitmen untuk melakukan berbagai program, dalam rangka menurunkan angka tengkes di Kabupaten Sumenep,” terang Bupati Fauzi di momentum Pencanangan Program Keluarga Bebas Stunting (Tengkes), di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (18/07/2023).

Menurut Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, pemerintah daerah bersama berbagai pihak terus berupaya melakukan berbagai program, untuk mempercepat sekaligus mencegah tengkes di Kabupaten Sumenep, sehingga angka tengkes 2023 ini ada penurunan kembali.

“Pemerintah daerah menargetkan penurunan angka kasus tengkes 2023 ini, sebesar 8 persen dari 2022 yakni 21 persen,” lanjut Bupati Sumenep.

Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo mengharapkan, seluruh elemen untuk mendukung dan bergotong royong mencegah tengkes di Kabupaten Sumenep, salah satunya mencegah pernikahan anak atau usia dini, karena salah satu faktor penyebabnya.

“Yang jelas, kami bersama elemen masyarakat baik tokoh maupun organisasi kemasyarakatan, terus mensosialisasikan kepada orang tua agar tidak menikahkan anaknya pada usia dini,” jelas Bupati Sumenep.

Sementara itu, TNI AL bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dalam rangka mewujudkan sumber daya manusia yang sehat, cerdas dan produktif, menjalankan Program Keluarga Keren Bebas Stunting di Kabupaten Sumenep.

Dijadwalkan, kegiatan ini berlangsung selama dua hari sejak 18 s/d 19 Juli 2023 yang dilaksanakan di Kabupaten Sumenep (daratan) dan Pulau Masalembu, di antaranya penyuluhan tentang gizi dan tengkes, keluarga berencana, serta memasak menu sehat.

Kemudian direncanakan dilaksanakan juga bakti sosial berupa penyerahan paket menu sehat kepada anak-anak yang mengalami tengkes dan ibu menyusui, termasuk melibatkan kapal bantuan rumah sakit KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992 dengan 136 tenaga kesehatan dalam operasi kemanusiaan. (*ji)

Bacaan Lainnya

Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Implementasi Kawasan Tanpa Rokok Melalui Rapat Koordinasi Satgas

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep...

Bismillah Melayani Bupati Cak Fauzi kembali Terbukti, Empat Program Unggulan Berhasil Bawa Sumenep Ukir Prestasi Nasional

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep...

Peduli Petani Tembakau, Bupati Sumenep Didampingi Kepala DKPP Turun Langsung ke Kecamatan Guluk-Guluk

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep...

Didampingi Kadinsos, Bupati Sumenep Salurkan Langsung BLT-DBHCHT 2026 kepada Buruh Pabrik dan Buruh Tani Tembakau

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Bupati Sumenep Achmad Fauzi...

RSUD Sumenep Teguhkan Komitmen Pelayanan Berkualitas Lewat Survei Akreditasi KARS

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Rumah Sakit Umum Daerah...

Pemkab Sumenep dan Baznas Percepat Pengentasan Kemiskinan Lewat Program RTLH

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep mengimbau...

IMG-20260617-WA0002

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *