PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260619-WA0002

PLN Sumenep Gandeng ULTG Sampang, Beri Edukasi Keselamatan Listrik kepada Pelajar

Pada
PLN Sumenep Gandeng ULTG Sampang, Beri Edukasi Keselamatan Listrik kepada Pelajar
PLN Sumenep Gandeng ULTG Sampang, Beri Edukasi Keselamatan Listrik kepada Pelajar
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – PT PLN (Persero) terus memperkuat edukasi mengenai keselamatan kelistrikan kepada masyarakat, termasuk kalangan pelajar. Langkah tersebut dilakukan untuk membangun kesadaran menggunakan listrik secara aman sejak usia sekolah.

Menjelang peringatan Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026, PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Sumenep bersama Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Sampang menggelar program PLN Mengajar di SMKN 1 Kalianget, Kamis (27/8/2026).

IMG-20260617-WA0002

Upaya tersebut menjadi sarana bagi para siswa untuk mengenal berbagai potensi bahaya listrik sekaligus memahami cara mengantisipasinya. Edukasi tidak hanya menyasar aktivitas kelistrikan di sekolah, tetapi juga kondisi yang dapat ditemui siswa di rumah maupun lingkungan sekitar.

Dalam kegiatan itu, Manager ULTG Sampang Hishnul Yaqin hadir bersama jajaran PLN ULP Sumenep. Mereka di antaranya Team Leader K3LK Mohamad Rizki Ramadhani, Team Leader Pelayanan Pelanggan Richo Inzaghi Maulana Yusuf E, serta Technician Transaksi Energi Layanan Pelanggan Alfath Ariestian Eka Pramudhita.

Team Leader K3LK PLN ULP Sumenep, Mohamad Rizki Ramadhani, menyampaikan bahwa pengenalan keselamatan listrik sejak dini menjadi salah satu cara untuk membentuk budaya aman di tengah masyarakat.

Menurutnya, momentum Harpelnas tidak hanya dimaknai sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi PLN untuk memperluas edukasi kepada generasi muda.

“Pelanggan PLN tidak hanya mereka yang saat ini membayar tagihan atau membeli token, tetapi juga para pelajar yang nantinya akan menjadi bagian dari penggerak masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, pelajar memiliki peran strategis dalam menyebarkan pemahaman mengenai penggunaan listrik yang aman. Karena itu, pengetahuan mengenai risiko kelistrikan perlu ditanamkan sejak berada di bangku sekolah.

“Melalui program PLN Mengajar, kami ingin menanamkan kesadaran tentang pentingnya keselamatan kelistrikan sejak sekolah. Dengan begitu, potensi bahaya yang muncul akibat penggunaan listrik yang tidak tepat dapat diminimalkan,” katanya.

Edukasi tersebut dinilai semakin relevan bagi siswa SMKN 1 Kalianget yang merupakan sekolah vokasi. Selain mendapatkan pembelajaran teori, siswa juga banyak melakukan kegiatan praktik yang bersinggungan dengan aspek teknis dan dunia industri.

Kepala SMKN 1 Kalianget, Zainul Sahari, menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan PLN tersebut. Ia menilai pengetahuan mengenai keselamatan listrik sangat penting, terutama bagi siswa yang nantinya akan memasuki dunia kerja.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada PLN ULP Sumenep dan ULTG Sampang. Pemahaman dasar tentang keselamatan listrik sangat penting bagi anak didik kami, terutama siswa vokasi yang dalam kesehariannya dekat dengan kegiatan teknis dan dunia industri,” ujarnya.

Ia berharap program edukasi seperti itu dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan. Dengan demikian, pengetahuan yang diperoleh siswa tidak sebatas teori, tetapi dapat diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.

Sementara itu, Richo Inzaghi Maulana Yusuf menyampaikan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya PLN membangun hubungan yang semakin dekat dengan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa pelayanan kelistrikan tidak sebatas memastikan pasokan listrik tersedia, tetapi juga memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai cara memanfaatkannya dengan aman.

“Kami berharap pesan mengenai keselamatan dan pelayanan prima ini dapat menumbuhkan kepedulian bersama terhadap keamanan serta keandalan jaringan listrik, khususnya di wilayah Madura,” ungkapnya.

Melalui program PLN Mengajar, PLN berharap para siswa dapat menjadi agen edukasi di lingkungan masing-masing. Pengetahuan yang diperoleh di sekolah diharapkan dapat diteruskan kepada keluarga dan masyarakat sehingga kesadaran terhadap keselamatan kelistrikan semakin luas.

Bacaan Lainnya

Gandeng 71 Faskes, Inovasi “Ananda Kita” Disdukcapil Sumenep Permudah Administrasi Bayi Baru Lahir

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Kependudukan dan Pencatatan...

Disdukcapil Sumenep Hadirkan “Sami Berka”, Pelayanan Adminduk Tetap Buka di Akhir Pekan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kabar gembira bagi masyarakat...

DPMD Sumenep Bawa Inovasi Tata Kelola Desa ke Panggung MCF 2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Madura Culture Festival (MCF)...

Dari Sampah Menjadi Estetik, DLH Sumenep Kampanyekan Pengelolaan Lingkungan di MCF 2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pesan menjaga lingkungan tidak...

Bappeda Sumenep Kenalkan Arah Pembangunan 2025–2029 Lewat Stan Bernuansa Keraton di MCF 2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah...

Stan DKPP Sumenep di MCF 2026 Tawarkan Produk Lokal dan Beragam Layanan Gratis

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Ketahanan Pangan dan...

IMG-20260617-WA0002

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *