Stan DKPP Sumenep di MCF 2026 Tawarkan Produk Lokal dan Beragam Layanan Gratis

Pada
Stan DKPP Sumenep di MCF 2026 Tawarkan Produk Lokal dan Beragam Layanan Gratis
Stan DKPP Sumenep di MCF 2026 Tawarkan Produk Lokal dan Beragam Layanan Gratis
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep ikut ambil bagian dalam Madura Culture Festival (MCF) 2026 yang berlangsung di Stadion A. Yani Sumenep yang resmi dibuka pada Rabu (26/8/2026) malam.

Keikutsertaan DKPP tidak sekadar menghadirkan stan pameran. Instansi tersebut memadukan promosi potensi pertanian dan peternakan daerah dengan sejumlah pelayanan yang dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat.

IMG-20260617-WA0002

Berbagai komoditas unggulan Sumenep ditampilkan di stan DKPP, di antaranya jagung, bawang merah, kacang panjang, terong, hingga kambing Sepudi. Produk pertanian dan ternak lokal itu menjadi gambaran kekayaan sektor agrikultur yang dimiliki Kabupaten Sumenep.

Selain memamerkan hasil pertanian dan peternakan, DKPP juga menyediakan ruang konsultasi bagi masyarakat. Pengunjung dapat memperoleh informasi terkait program pertanian sekaligus mengakses pangan dengan harga terjangkau melalui penjualan beras murah.

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, mengatakan kehadiran instansinya dalam MCF 2026 diharapkan mampu memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

“Keikutsertaan kami bukan hanya untuk memperkenalkan potensi pertanian dan peternakan Sumenep, tetapi juga menghadirkan pelayanan secara langsung kepada masyarakat. Jadi, selain produk unggulan kami tampilkan, layanan juga kami buka,” ujarnya.

Menurut Chainur Rasyid, sejumlah komoditas yang dipamerkan merupakan produk lokal yang terus dikembangkan. Upaya tersebut dilakukan agar produk pertanian Sumenep semakin mampu memenuhi kebutuhan pasar sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah.

“Alhamdulillah, dalam festival yang digelar pemerintah daerah ini, DKPP menampilkan beberapa komoditas pertanian. Kami juga memperkenalkan komoditas lokal, seperti kacang panjang yang menjadi salah satu produk khas Sumenep dan jagung lokal,” katanya.

Tak hanya itu, DKPP menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan hewan secara gratis. Fasilitas tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat, terutama peternak, memastikan kondisi kesehatan hewan ternaknya tanpa dipungut biaya.

DKPP juga memberikan layanan penerbitan rekomendasi bahan bakar minyak (BBM) untuk kebutuhan alat dan mesin pertanian. Layanan tersebut diharapkan dapat mempermudah petani dalam memenuhi kebutuhan operasional peralatan pertanian.

Melalui kehadirannya di MCF 2026, DKPP Sumenep berupaya memperkuat kedekatan pelayanan dengan masyarakat. Pameran komoditas lokal sekaligus layanan publik yang disediakan menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mendorong sektor pertanian, peternakan, serta ketahanan pangan daerah.

Bacaan Lainnya

Bupati Sumenep dan Blitar Sepakati Kolaborasi di Berbagai Sektor

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep...

Bappeda Sumenep Susun Strategi Baru Pengentasan Kemiskinan Berbasis Wilayah

FOKUS. Kepala Bappeda Kabupaten Sumenep, Arif Firmanto (tengah)...

Bupati Sumenep Ajak JSI Perkuat Peran Pers sebagai Mitra Pembangunan dan Kontrol Sosial

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Media yang tergabung dalam...

Dukung KEK Tembakau Madura, Bupati Sumenep Siapkan Lahan 30 Hektare

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep...

Angkat Tema Keraton, Raja hingga Sultan Nusantara Siap Hadiri Madura Ethnic Carnival 2026 di Sumenep

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Madura Ethnic Carnival (MEC)...

Bappeda Sumenep Raih Penghargaan JSI atas Inovasi Perencanaan Pembangunan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *