PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012
IMG-20260926-WA0005

Di Balik Nama “klazz”, Ada Muhklas Ramdani yang Membangun Akun Kecil dari Eksperimen Sederhana

Pada
A-AA+A++

JURNALIS INDONESIA – Di tengah derasnya arus konten media sosial, tidak semua kreator memulai perjalanan dengan konsep besar atau produksi yang serba profesional. Sebagian justru tumbuh dari eksperimen sederhana, mencoba berbagai ide, lalu menemukan karakter kontennya sendiri. Salah satunya terlihat dari perjalanan akun TikTok @muklasramdan1 yang menggunakan nama “klazz”.

Akun tersebut kini telah memiliki sekitar 75,5 ribu pengikut dengan total 5,2 juta tanda suka. Angka tersebut menunjukkan bahwa konten yang dipublikasikan mampu menjangkau audiens dalam jumlah cukup besar.

IMG-20260926-WA0006

Menariknya, tampilan profil “klazz” tidak memperlihatkan kesan sebagai akun yang sejak awal dibangun dengan konsep produksi yang rumit. Sejumlah unggahan justru menampilkan potongan kehidupan sehari-hari, suasana masyarakat, hingga video dengan sentuhan humor dan narasi singkat.

Beberapa kontennya bahkan berhasil memperoleh perhatian tinggi. Salah satu unggahan yang terlihat pada profil tercatat mencapai sekitar 67,7 ribu tayangan, sementara unggahan lainnya menembus 10,2 ribu tayangan. Ada pula sejumlah video dengan ribuan penayangan.

Pola tersebut memperlihatkan bahwa kekuatan sebuah konten tidak selalu bergantung pada kemewahan produksi. Ide yang sederhana, dikemas dengan cara yang dekat dengan keseharian pengguna media sosial, tetap berpotensi menarik perhatian.

Di balik akun tersebut terdapat Muhklas Ramdani, yang menggunakan nama pengguna @muklasramdan1. Nama “klazz” kemudian menjadi identitas yang tampil di halaman profil dan berbagai kontennya.

Perjalanan akun seperti ini menjadi gambaran bahwa perkembangan kreator digital dapat berlangsung secara bertahap. Bermula dari mencoba-coba ide, mengunggah konten, melihat respons penonton, kemudian mengembangkan format yang dianggap sesuai dengan karakter audiens.

Bagi Muhklas Ramdani, nama “klazz” Muhklas Ramdani, nama “klazz”bukan sekadar identitas di media sosial. Di baliknya terdapat proses membangun sebuah akun dari eksperimen sederhana hingga berkembang menjadi ruang kreatif dengan puluhan ribu pengikut.

Perkembangan tersebut sekaligus menunjukkan bagaimana media sosial memberikan ruang bagi siapa saja untuk bereksperimen, menemukan gaya komunikasi sendiri, dan membangun audiens melalui konten yang mereka ciptakan.

Bacaan Lainnya

Dishub Berau Bersiap Tertibkan Parkir Liar di Kawasan RSUD dr. Abdul Rivai

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten...

Warga Berau Gelar Aksi di Depan Kantor PLN, Protes Pemadaman Listrik

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Sejumlah warga Kabupaten Berau...

Kelebihan Kuota Calon, Panitia Pilkades Sidorejo Comal Gelar Seleksi Tertulis

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Panitia Pemilihan Kepala Desa...

Kepala DPMPTSP Sebut Pungutan Biaya Tenda di Pinggir Jalan Berau Expo Bukan Kewenangannya, Lantas Siapa?

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Keberadaan pungutan biaya sewa...

Puskesmas Guluk-Guluk Bertahun-tahun Diduga Beroperasi Tanpa IPAL, Kadinkes Ellya Membisu

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Puskesmas Guluk-Guluk di bawah...

Mutu Campuran Proyek Preservasi Jalan Rp27,65 Miliar di Berau Dipertanyakan, Pengawas Sebut Pipa PDAM Jadi Kendala

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Kualitas pekerjaan pada proyek...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *