BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Berau bersiap melakukan pengamanan dan penertiban parkir liar di kawasan depan RSUD dr. Abdul Rivai, Tanjung Redeb. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan ketertiban lalu lintas sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang mengakses layanan kesehatan.
Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dishub Berau sekaligus Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bidang Angkutan, Haji Nurhasani, mengatakan bahwa pihaknya telah mempersiapkan personel untuk melakukan pengamanan di lokasi tersebut selama beberapa hari terakhir.
Menurutnya, kesiapan personel tersebut merupakan bagian dari upaya menangani persoalan parkir liar yang menjadi perhatian di kawasan depan rumah sakit.
“Kami sudah beberapa hari menyiapkan anggota untuk mengamankan terkait parkir liar di depan RSUD ini,” ungkap Haji Nurhasani saat dikonfirmasi awak media, Senin (26/10/2026).
Penertiban parkir di sekitar rumah sakit menjadi hal penting mengingat kawasan tersebut merupakan salah satu pusat pelayanan publik dengan mobilitas kendaraan yang cukup tinggi. Ketidaktertiban parkir berpotensi mengganggu kelancaran arus lalu lintas serta kenyamanan pengunjung rumah sakit.
Masyarakat pun berharap langkah yang disiapkan Dishub Berau tidak hanya bersifat sementara, tetapi dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan. Pengawasan rutin dinilai penting agar persoalan parkir liar tidak kembali berulang setelah penertiban dilakukan.
Selain itu, penataan parkir di kawasan rumah sakit diharapkan tetap memperhatikan kebutuhan pasien, keluarga pasien, ambulans, serta pengguna jalan lainnya. Dengan demikian, akses menuju fasilitas kesehatan dapat terjaga dan aktivitas pelayanan publik berlangsung lebih tertib.
Konsistensi Penertiban Jadi Kunci
Rencana penertiban tersebut menjadi langkah awal yang perlu ditindaklanjuti dengan pengawasan di lapangan. Masyarakat tentu berharap adanya tindakan nyata, bukan sekadar persiapan personel, sehingga persoalan parkir liar di depan RSUD dr. Abdul Rivai dapat ditangani secara efektif.
Keberhasilan penataan kawasan ini tidak hanya bergantung pada petugas, tetapi juga pada kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan parkir. Sinergi antara pemerintah daerah, pengelola rumah sakit, dan pengguna jalan diperlukan agar kawasan pelayanan kesehatan tetap aman, tertib, dan nyaman bagi semua pihak. (fnd)

Tidak ada Respon