SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Rehab ruang kelas sekolah dibawah pengguna anggaran Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, tahun anggaran 2023 disinyalir tak beres. Senin (22/1/2024).
Seperti rehab ruang kelas di SMPN 1 Pasongsongan. Berdasarkan penelusuran Jurnalis Indonesia, di SMPN ini untuk tahun anggaran 2023 mendapatkan rehab ruang kelas dengan pagu senilai Rp.50.000.000. Dengan anggaran perencanaan Rp.2.500.000. Lalu pengawasan Rp.2.000.000. Yang melalui penunjukan langsung.

Kepala SMPN 1 Pasongsongan Hady Suharto dikonfirmasi mengakui, jika satuan pendidikan yang dipimpinnya mendapatkan rehab ruang kelas dengan anggaran Rp.50.000.000 tahun 2023.
Mengejutkannya, pihak sekolah mengaku kontaktor pelaksana main masuk saja tanpa pamit memberitahukan sejak awal hingga akhir kepada sekolah. Bahkan, atas kelakuan kontraktor itu pihak sekolah merasa dirugikan karena seenaknya menggunakan fasilitas sekolah.
“Seperti halnya, menggunakan listrik dan air di sekolah,” ungkapnya.
Sejak pelaksanaan rehab berlangsung pun dikatakan, pihak penanggung jawab dari kontraktor pelaksana rehab ruang kelas di SMPN 1 Pasongsongan itu tidak pernah memberitahu kepada sekolah.
Bahkan tidak pernah menampakkan batang hidungnya datang sekolah. Melainkan hanya tukangnya saja. “Hanya tukangnya saja yang datang ke sekolah,” sebutnya.
Kepala Sekolah mengaku, tidak tahu persis rehab ruang kelas di sekolah yang dipimpinnya saat ini keberadaannya sudah selesai seratus persen atau belum. Sebab, kontraktor pelaksana pergi begitu saja tanpa permisi memberitahukan kepada sekolah.
“Yang jelas hingga saat ini ruangan kelas yang direhab itu masih belum bisa difungsikan karena juga belum ada serah terima,” jelasnya.
Dan nampak jelas, masih ada plafon yang rusak belum dilakukan perbaikan hingga saat ini.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Agus Dwi Saputra, belum dapat dimintai keterangan. Dihubungi via selulernya WhatsApp-nya tidak aktif.
Sementara Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Ruri Wahyu Desiyanti, dikonfirmasi via seluler WhatsApp-nya meminta waktu untuk konfirmasi dulu.
Namun hingga berita ini ditulis, Ruri Wahyu Desiyanti, belum juga memberikan konfirmasi lanjutan. (ily)

Tidak ada Respon