Respons Cepat Kades Batuputih Daya, Polemik Aktivitas Pengeboran/Pertambangan di Dusun Juserajeh Sudah Diselesaikan Lewat Musyawarah

Pada
Respons Cepat Kades Batuputih Daya, Polemik Aktivitas Pengeboran/Pertambangan di Dusun Juserajeh Sudah Diselesaikan Lewat Musyawarah. (foto Kepala Desa Batuputih Daya, Harno)
Respons Cepat Kades Batuputih Daya, Polemik Aktivitas Pengeboran/Pertambangan di Dusun Juserajeh Sudah Diselesaikan Lewat Musyawarah. (foto Kepala Desa Batuputih Daya, Harno)
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Polemik terkait rencana aktivitas pengeboran/pertambangan di Dusun Juserajeh, Desa Batuputih Daya, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, sudah berhasil diselesaikan lewat musyawarah setelah difasilitasi oleh Pemerintah Desa Batuputih Daya.

Kepala Desa Batuputih Daya, Harno, menyampaikan bahwa pemerintah desa telah mengambil langkah cepat dengan mempertemukan masyarakat dan pihak perusahaan, dalam sebuah forum mediasi untuk mencari solusi terbaik atas persoalan yang berkembang di tengah warga. Dan polemik tersebut sudah diselesaikan sebelum adanya berita itu.

IMG-20260617-WA0002

Dalam pertemuan tersebut, seluruh pihak diberikan kesempatan menyampaikan pandangan masing-masing. Hasilnya, masyarakat menyatakan belum memberikan persetujuan terhadap kelanjutan rencana aktivitas pengeboran maupun pertambangan batu di wilayah tersebut.

“Saya telah mempertemukan masyarakat dengan pihak perusahaan untuk berdiskusi bersama. Dari hasil pertemuan itu, masyarakat sepakat bahwa untuk sementara kegiatan pengeboran/pertambangan tidak diperbolehkan dilanjutkan. Dan sebelum adanya berita itu, polemik pengeboran/pertambangan di Dusun Juserajeh itu sudah diselesaikan lewat musyawarah,” jelas Kades Harno, Minggu (12/7/2026).

Tak hanya melalui mediasi dengan perusahaan, pemerintah desa juga membahas persoalan tersebut dalam forum kompolan RT/RW Dusun Juserajeh yang rutin dilaksanakan setiap bulan di rumah tokoh agama setempat, Kyai Abdus Salam.

Kades Harno menegaskan, Pemerintah Desa Batuputih Daya menghormati hasil musyawarah masyarakat sebagai bentuk pengambilan keputusan secara demokratis dan mengedepankan kepentingan bersama. Menurutnya, setiap rencana investasi maupun kegiatan usaha di desa harus tetap memperhatikan aspirasi warga serta menjaga kondusivitas lingkungan.

Dengan adanya kesepakatan tersebut, untuk sementara rencana aktivitas pengeboran/pertambangan di Dusun Juserajeh dipastikan tidak akan dilanjutkan hingga terdapat kesepahaman dan keputusan bersama demi kondusivitas di Desa Batuputih Daya.

Warga Desa Batuputih Daya pun mengapresiasi terhadap Kades Harno yang telah melakukan respon cepat dalam menyelesaikan polemik yang ada di desanya.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada Kepala Desa Batuputih Daya telah menjembatani pertemuan warga dan pihak PT. Hasil musyawarah sangat memuaskan, aktivitas pengeboran/pertambangan tidak dilanjutkan,” ucap seorang warga setempat.

Bacaan Lainnya

Dukung KEK Tembakau Madura, Bupati Sumenep Siapkan Lahan 30 Hektare

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep...

Di Balik Nama “Kosong”, Ada Zia Maulidin yang Bangun @xxgirls02 dari Eksperimen Sederhana

JURNALIS INDONESIA – Jutaan orang mungkin mengenal nama...

Garam Curai PT Garam Tumpah di Tengah Jalan Karanganyar, Warga: Ini Membahayakan Kalau Tidak Segera Dibersihkan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Garam curai milik PT...

JSI Beri Penghargaan kepada PT Empat Sekawan Mulia atas Peran Sosial dan Ekonomi

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Peran dunia usaha dalam...

Komitmen Perkuat Pelayanan Kesehatan, Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Penghargaan JSI

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dedikasi Rumah Sakit Umum...

Penghargaan JSI untuk DRT The Big Family, Momentum Memperkuat Semangat Berbagi

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kiprah dunia usaha yang...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *