PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012
IMG-20260926-WA0005

Rumah Seorang Warga di Desa Murtajih Pamekasan Nyaris Roboh, Tak Pernah Tersentuh Bantuan Rehab

Pada
A-AA+A++

PAMEKASAN (JURNALIS INDONESIA) – Rumah warga di Dusun Soloh, Desa Murtajih, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, yang ditempati oleh pasangan suami istri dan kedua anaknya kondisinya memprihatinkan. Kini kondisi rumahnya sudah tidak layak ditempati bahkan nyaris roboh.

Kendati demikian, rumah tempat tinggal yang seperti gubuk yang menjadi tempat bertahan hidup Ummi Kalsum (45 tahun) bersama sang suami dan kedua anaknya meskipun kondisinya memprihatinkan hingga kini luput dari kepedulian pemerintah, baik dari pemerintah desa, kabupaten hingga diatasnya.

IMG-20260926-WA0006

Saat ini, bangunan rumah yang ada di Desa Murtajih, Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan ini sangat nampak jelas sudah tak layak huni.

Sang penghuni rumah kini pun dilanda rasa ketakutan sebab gubuk yang menjadi tempat tinggalnya akan roboh akibat lapuk dimakan usia tetap ditempati karena menjadi satu satunya rumah yang dimilikinya.

Ummi Kalsum yang kesehariannya kesehariannya hanya bekerja sebagai ART (pembangunan) hanya bisa menangis karena tidak memiliki kemampuan untuk membenahi gubuknya tempat tinggalnya bersama suami kedua anaknya yang nyaris roboh.

Ia mengaku, dirinya tidak berdaya untuk membenahi atap rumahnya sekalipun genteng rumahnya yang bolong.

Gubuk yang menjadi tempat tinggalnya dengan ukuran 6 kali 3 yang sangat tidak layak untuk di tempati, ironisnya tidak hanya seluruh bangunan yang sudah lapuk, genteng rumahnya pun bolong dan kayu pada bangunan itu sudah pada patah semua.

Ibu dua anak ini pun tidurnya diatas lantai tanah yang beralaskan kasur yang sudah keras hampir seperti batu. Dan didalam gubuk rumahnya tidak ada barang barang berharga satupun yang terlihat didalamnya, hanya lemari pakaian yang sudah usang juga perabotan dapurnya.

Selain itu, salah satu putrinya yang berumur 7 tahun mengalami kelumpuhan semenjak berusia 3 tahun.

Sedangkan rumahnya dikatakan, sudah satu tahunan yang rusak. Sementara suami hanya bekerja sebagai pencari rongsokan yang penghasilannya hanya Rp 50 ribu dalam seminggu.

“Saya hanya bisa menangis dan berdoa, agar saya dapat bantuan dan bisa merenovasi gubuk saya ini, saya sangat sedih ketika melihat anak-anak yang tidak bisa tinggal di rumah yang layak,” ujar Ummi.

Sementara itu menurut Kepala Dusun (Kasun) Badrul Qomarul mengatakan bahwa, pihaknya masih belum mengajukan permintaan bantuan untuk renovasi rumah Ummi, karena baru hari ini dirinya menerima laporan itu.

Menurut Qomarul, Ummi saat ini sudah masuk sebagai penerima manfaat dari Pemerintah, yakni Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH).

“Saya berharap kepada Pemerintah Kabupaten, supaya Ummi ini segera mendapatkan bantuan renovasi Rumah, melihat keadaan rumah yang benar-benar rusak parah, hanya menunggu robohnya saja, mohon agar pihak Pemerintah bisa memprioritaskan,” harap Qomarul. (fid)

Bacaan Lainnya

Matangkan RDTR, Bupati Sumenep Minta Semua Pihak Satu Persepsi

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus...

Hadiri Pekan Literasi SMAN 1 Sumenep, Bupati Fauzi Dorong Budaya Membaca dan Berkarya

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Bupati Sumenep Dr. H....

Bupati Sumenep Cak Fauzi Peduli Warganya, Turun Langsung Distribusikan Bantuan Air Bersih di Langsar Laok

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kemarau panjang mulai berdampak...

KSOP Kalianget Perkuat Edukasi Kepelabuhanan bagi Nelayan di Tanjung Saronggi

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas...

KSOP Kalianget Edukasi Santri tentang Pentingnya Keselamatan Pelayaran

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas...

Peringati Hari Kesaktian Pancasila 2026, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Bijak Bermedia dan Berteknologi

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Nilai persatuan dan semangat...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *