PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012
IMG-20260926-WA0005

Satgas Pangan Polres Blitar Kota Pantau Harga dan Ketersediaan Beras Jelang Ramadhan

Pada
A-AA+A++

KOTA BLITAR (JURNALIS INDONESIA) – Mengikuti perkembangan kenaikan harga pangan akhir akhir ini, Satgas Pangan Polres Blitar Kota melakukan pengecekan stok dan harga beras ke sejumlah toko dan penggilingan yang ada di wilayah hukumnya, Rabu (21/2/2024).

Kapolres Blitar Kota AKBP Danang Setiyo P.S S.H S.I.K melalui Kasat Reskrim Polres Blitar Kota AKP Hendro Utaryo mengatakan bahwa pengecekan stok dan harga itu merupakan kelanjutan dari kegiatan rutin yang dijalankan Satgas Pangan sebagai respons atas kenaikan harga beras dalam beberapa pekan terakhir.

IMG-20260926-WA0006

“Kami lakukan pengecekan ke penggilingan dan toko grosir maupun eceran. Kami cek ketersediaan stoknya, pasokan bahan gabahnya. Apa ada masalah atau tidak. Juga kami cek harga jualnya,” ujar AKP Hendro.

Menurut AKP Hendro, pihaknya telah melakukan pengecekan di tiga penggilingan gabah, yakni Penggilingan Arjito di Kota Blitar, Penggilingan Kediri Nusantara, dan Penggilingan Koi Kediri, dengan hasil keberadaan stok gabah 10 ton dan beras 25 ton.

Tiga penggilingan tersebut, lanjutnya, merupakan pemasok penting kebutuhan beras untuk masyarakat Kota Blitar dan sekitarnya dengan kebutuhan rata-rata 210 ton beras per bulan.

“Penggilingan menjual beras antara Rp 13.500 hingga Rp 13.600 per kilogram. Cukup mahal untuk harga tingkat penggilingan. Karena HET (harga eceran tertinggi) yang ditetapkan pemerintah adalah Rp 10.900 per kilogram untuk beras medium dan Rp 13.900 per kilogram premium,” terangnya.

Terkait stok, pasokan gabah dan distribusi, terang AKP Hendro, tidak ditemukan adanya kendali meskipun pasokan gabah lebih banyak didatangkan dari luar Kota dan Kabupaten Blitar, seperti Kabupaten Nganjuk dan Tulungagung.

Sementara itu, lanjutnya, hasil pengecekan di “toko agen” Terang Santoso, Kota Blitar, didapatkan harga jual tiga merk beras premium saat ini.

“Beras Koi Rp 15.300 per kilogram, Beras Kuda Rp 15.300 per kilogram, dan Beras Cinta Nola Rp 14.900 per kilogram,” tuturnya.

AKP Hendro membenarkan bahwa harga beras premium di pasaran masih cukup mahal karena harga jual di tingkat toko agen atau grosir bahkan masih berada di atas HET yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp 13.900 per kilogram.

AKP Hendro menambahkan bahwa dari hasil koordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Blitar, didapatkan informasi penyelenggaraan operasi pasar dengan menggunakan beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) dari Bulog Tulungagung.

Operasi pasar itu, lanjutnya, akan dilakukan di Kecamatan Sukorejo pada 26 dan 27 Februari serta di Kecamatan Kepanjenkidul pada 28 Februari. (kus)

Bacaan Lainnya

FWP Desak Kapolres Pemalang yang Baru AKBP Anggaito Berantas Peredaran Obat Keras Ilegal

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Peredaran obat keras golongan...

Dekat dengan Masyarakat, Satlantas Polresta Sumenep Hadirkan Layanan Ini di MCF 2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Gelaran Madura Culture Festival...

Masyarakat Apresiasi Respons Cepat Polsek Masalembu Tangani Kasus Pencurian

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Perwakilan masyarakat nelayan di Kecamatan...

Demi Keamanan Warga, Anggota DPRD Sumenep Desak Polsek Masalembu Putus Jaringan Narkoba dan Penadah

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Upaya menjaga keamanan dan...

Bupati Sumenep Apresiasi Sinergi Polri dalam Mendukung Pembangunan Daerah

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi...

Berhasil Bongkar 27 Kasus Asusila Anak dan Curanmor di 31 TKP, Kasatreskrim Polres Sampang  Iptu Nur Fajri Alim Diganjar Reward

SAMPANG (JURNALIS INDONESIA) – Kapolres Sampang AKBP Hartono...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *