PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012
IMG-20260926-WA0005

Serap Hasil Panen Lokal, Haswal Group Mulai Pembelian Perdana Tembakau

Pada
H. Gufron saat turun langsung melakukan pembelian tembakau petani lokal. (foto/ist)
H. Gufron saat turun langsung melakukan pembelian tembakau petani lokal. (foto/ist)
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Haswal Group resmi memulai pembelian perdana tembakau hasil panen petani di Kabupaten Sumenep, Madura, Senin (24/8/2026). Dimulainya aktivitas tersebut menjadi angin segar bagi petani yang kini memiliki tambahan pilihan untuk memasarkan hasil panennya.

Pantauan di gudang utama Haswal Group menunjukkan proses pembelian diawali dengan pemeriksaan dan penilaian kualitas tembakau. Tembakau yang dibawa petani terlebih dahulu ditata dan diperiksa secara langsung sebelum ditentukan kelayakannya untuk dibeli.

IMG-20260926-WA0006

H. Gufron mengatakan, pembelian perdana tersebut diharapkan dapat berjalan lancar dan mampu menyerap hasil panen petani selama musim tembakau berlangsung.

“Dengan ucapan Bismillah, hari ini kita buka pembelian perdana. Semoga kualitas panen tahun ini sesuai dengan keinginan kita bersama,” terang H. Gufron.

Menurutnya, kualitas menjadi salah satu pertimbangan utama dalam menentukan harga tembakau yang dibeli dari petani. Harga yang ditawarkan bervariasi sesuai dengan mutu tembakau yang masuk.

“Harga bervariasi mulai dari Rp50 ribu sampai Rp70 ribu, tergantung kualitas tembakaunya,” katanya.

Bagi petani, dibukanya pembelian oleh Haswal Group menjadi salah satu peluang untuk memperluas akses pemasaran hasil panen. Keberadaan pembeli diharapkan mampu membantu petani mendapatkan pasar sekaligus mendukung perputaran ekonomi masyarakat di sekitar sentra tembakau.

Salah seorang petani berharap penyerapan tembakau oleh Haswal Group dapat terus berlangsung dan memberikan manfaat bagi petani lokal.

“Pembelian perdana ini menjadi perhatian bagi petani karena harga dan pola pembelian sangat berpengaruh terhadap keuntungan. Kami berharap proses penentuan kualitas, harga, dan transaksi dilakukan secara transparan,” ungkapnya.

Ia juga berharap aktivitas pembelian dapat berjalan secara konsisten hingga musim panen berakhir. Dengan demikian, hasil produksi petani tidak hanya terserap pasar, tetapi juga mampu memberikan nilai ekonomi yang layak.

“Kami berharap pembelian bisa berlangsung berkelanjutan selama musim tembakau, sehingga hasil panen petani terserap dan memberikan nilai ekonomi yang baik,” pungkasnya.

Dengan dimulainya pembelian perdana tersebut, Haswal Group menjadi salah satu alternatif pasar bagi petani tembakau Sumenep untuk menyalurkan hasil produksinya.

Bacaan Lainnya

Warga Dipungut Biaya Sewa Tenda di Pinggir Jalan Berau Expo, DPMPTSP Sebut Bukan Kewenangannya, EO Belum Merespons

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Pungutan biaya sewa tenda...

Owner Ayunda Group Dukung Pengembangan Pesantren, Apresiasi Prestasi Tiga Santri Pamekasan

PAMEKASAN (JURNALIS INDONESIA) — Prestasi membanggakan ditorehkan tiga...

Media Expo 2026 Jadi Ruang Promosi UMKM dan Seni Budaya Sumenep

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Bupati Sumenep, Dr. H....

Berau Expo 2026 Ditengarai Gunakan APBD Fantatis Rp3 Milyar, Pedagang Masih Ditarik Biaya Sewa Lapak Jutaan Rupiah

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Berau Expo 2026 yang...

Pedagang di Berau Diminta Bayar Rp4,5 Juta per Tenda di Expo, Pertanyakan Dasar Hukumnya

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Pedagang di Kabupaten Berau,...

Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Gotong Royong Bangun Sumenep

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *