PAMEKASAN (JURNALIS INDONESIA) – Persepam Pamekasan membanggakan dengan sukses meraih gelar juara Liga 4 Kapal Api PSSI Jawa Timur 2025/2026 setelah menaklukkan lawan Pasuruan United melalui adu penalti pada partai final yang digelar Minggu (15/2/2026) di Stadion Gelora Ratu Pamelingan.
Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim langsung tampil agresif dan saling bertukar serangan. Permainan berlangsung relatif seimbang dengan tempo tinggi. Persepam berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-34 melalui skema serangan cepat.
Gol tercipta di depan gawang Pasuruan United. Bola liar dimanfaatkan Slamet Wahyudi dengan sontekan akurat yang mengubah skor menjadi 1-0. Keunggulan tersebut bertahan hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Pasuruan United meningkatkan intensitas serangan untuk mengejar ketertinggalan. Upaya tersebut membuahkan hasil melalui tendangan bebas di depan kotak penalti. Ricko melepaskan sepakan melengkung yang tak mampu dijangkau kiper Persepam, sehingga skor kembali imbang 1-1.
Di sisa waktu pertandingan, kedua tim silih berganti menekan dan menciptakan peluang. Namun hingga waktu normal 2×45 menit berakhir, skor tetap sama kuat. Laga final pun harus ditentukan lewat babak adu penalti.
Pada babak penentu ini, lima eksekutor Persepam menjalankan tugasnya dengan sempurna. Sementara dari lima penendang Pasuruan United, hanya tiga yang mampu mencetak gol. Persepam akhirnya keluar sebagai pemenang sekaligus memastikan gelar juara. Hasil ini membuat tim berhak mewakili Jawa Timur di putaran nasional Liga 4.
Asisten pelatih Persepam, Anis Fuad, mengapresiasi kerja keras para pemain yang tampil disiplin hingga babak adu penalti. Ia menilai kemenangan tersebut merupakan buah dari mental bertanding dan persiapan yang matang.
“Kami bersyukur atas hasil ini. Anak-anak bermain dengan hati, disiplin, dan tidak panik meskipun pertandingan berjalan ketat sampai adu penalti. Kemenangan ini adalah hasil kerja keras seluruh tim, pemain, pelatih, dan dukungan masyarakat Pamekasan,” ujarnya.
Ia menambahkan, gelar juara Liga 4 menjadi modal penting bagi tim untuk menatap putaran nasional. Evaluasi dan persiapan akan segera dilakukan agar Persepam dapat tampil lebih kompetitif di level berikutnya. Tim juga berencana menambah kekuatan di sektor gelandang, striker, dan bek.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Ketua PSSI Jawa Timur, Khairul Anwar, menegaskan bahwa kompetisi Liga 4 memiliki peran penting dalam pengembangan sepak bola amatir di Jawa Timur.
Menurutnya, jumlah peserta Liga 4 Jawa Timur yang mencapai 69 tim menunjukkan pertumbuhan klub amatir yang cukup positif. Meski masih terdapat dinamika dan evaluasi dalam pelaksanaannya, final berlangsung dengan baik, perangkat pertandingan bekerja profesional, serta antusiasme masyarakat sangat tinggi.
Ke depan pihaknya menginginkan kualitas Liga 4 ke depan harus terus ditingkatkan, baik dari sisi teknis pertandingan, kualitas perangkat wasit, maupun tata kelola kompetisi, agar pembinaan sepak bola di Jawa Timur semakin berkembang.


