PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260508-WA0009

Pemkab Sumenep Perkuat Akses Keuangan Lewat Edukasi Perbankan dan Asuransi

Pada
Pemkab Sumenep Perkuat Akses Keuangan Lewat Edukasi Perbankan dan Asuransi
Pemkab Sumenep Perkuat Akses Keuangan Lewat Edukasi Perbankan dan Asuransi
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) menggelar kegiatan sosialisasi dan edukasi produk keuangan perbankan serta asuransi tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula TP-PKK Kabupaten Sumenep, Rabu (15/04/2026).

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setda Sumenep, Dadang Dedy Iskandar, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja TPAKD tahun 2026 yang diarahkan untuk mendukung target pendalaman sektor keuangan, sebagaimana tertuang dalam RPJMN dan RPJMD di daerah.

Ia menyebutkan, salah satu program utama yang didorong adalah Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI), yakni upaya memperluas akses layanan keuangan formal yang aman, berkualitas, dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan, guna meningkatkan kesejahteraan.

Program tersebut mencakup edukasi keuangan, pendampingan, hingga penyaluran kredit produktif melalui sinergi antara TPAKD dan lembaga jasa keuangan.

Selain itu, terdapat sejumlah program lain yang turut diperkenalkan, seperti Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR), Kredit/Pembiayaan Melawan Rentenir (K/PMR), Kredit Pembiayaan Sektor Prioritas (KPSP) khususnya di sektor pertanian, serta program Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam rangka Keuangan Inklusif (Laku Pandai).

Dadang menambahkan, program-program tersebut diharapkan mampu memperkuat akses keuangan masyarakat sekaligus mendukung berbagai agenda prioritas daerah, antara lain ketahanan pangan, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, pembangunan desa, serta penguatan koperasi dan UMKM.

Dalam pelaksanaannya, program TPAKD juga didukung oleh alokasi APBD sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 14 Tahun 2025 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2026. Selain itu, TPAKD wajib menyampaikan laporan perencanaan, realisasi, dan laporan tahunan kepada Kementerian Dalam Negeri dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui sistem SiTPAKD.

“Melalui program ini, kami berharap akses keuangan masyarakat semakin luas sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan,” ujarnya.

Pada kegiatan tersebut, narasumber dari BPRS Bhakti Sumekar, Imam Baihaqi dari Divisi Bisnis, memaparkan berbagai layanan perbankan syariah yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Ia menekankan pentingnya penggunaan layanan keuangan berbasis syariah, mengingat mayoritas masyarakat Sumenep beragama Islam.

Beberapa produk yang diperkenalkan antara lain pembiayaan modal usaha, program Berani Mekar (pembiayaan tanpa agunan untuk pedagang pasar tradisional), pembiayaan UMKM, gadai emas (rahn), pembiayaan kendaraan, pembiayaan sepeda, hingga pembiayaan ibadah umrah dan haji serta investasi perumahan Batu Permata.

Sementara itu, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Sumenep, Astri Paramitra, memaparkan materi terkait perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja.

Ia menjelaskan sejumlah program yang tersedia, meliputi Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), serta Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).

Astri juga menyoroti pentingnya perlindungan bagi pekerja sektor informal atau Bukan Penerima Upah (BPU), yakni individu yang menjalankan usaha secara mandiri, seperti petani, pedagang, nelayan, tukang jahit, juru parkir, hingga pekerja jasa lainnya.

“Pekerja informal juga berhak mendapatkan perlindungan sosial ketenagakerjaan agar lebih aman dalam menjalankan aktivitas ekonominya,” jelasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri peserta dari pengurus TP-PKK kecamatan se-Kabupaten Sumenep. Mereka juga diberikan kesempatan untuk berdialog dan mengajukan pertanyaan kepada para narasumber terkait program perbankan maupun jaminan sosial ketenagakerjaan.

IMG-20260516-WA0023

Bacaan Lainnya

Proses Tender Katering RSUD Pemalang Milyaran Rupiah Dinilai Janggal, Diduga Ada Persekongkolan

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Proyek pengadaan jasa katering...

Bupati Sumenep Tegaskan Peran Strategis TACB dalam Pelestarian Budaya

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep menegaskan...

291 CPNS Dilantik Menjadi PNS, Bupati Anom Tekankan Sumpah Integritas

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro...

Bupati Sumenep Perkuat Dukungan Sensus Ekonomi 2026 untuk Pemetaan Potensi Daerah

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Bupati Sumenep mulai meningkatkan...

Bupati Sumenep Minta OPD Genjot PAD

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kondisi fiskal Pemerintah Kabupaten...

Meski Dapat Fasilitas dan Tunjungan Besar Sebagai Wakil Rakyat, Anggota DPR RI Dapil Madura Raya Willy Aditya Dinilai Hanya Aktif di Sosmed

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Anggota DPR RI Komisi...

IMG-20260508-WA0007

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *