Parkir Kendaraan di Puskesmas Bantarbolang Semrawut, Dikeluhkan Pasien

Pada
A-AA+A++

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Pasien yang berobat di Puskesmas Bantarbolang mengeluhkan kondisi area parkir kendaraan roda dua maupun roda empat yang dinilai kurang memadai dan tidak tertata dengan baik.

Minimnya lahan parkir di Puskesmas Bantarbolang menjadi perhatian masyarakat. Kondisi tersebut semakin terasa saat jumlah pasien yang datang berobat meningkat, termasuk warga yang mengurus surat keterangan untuk keperluan melanjutkan pendidikan.

Pengaturan parkir yang dinilai belum maksimal membuat area parkir Puskesmas Bantarbolang tampak semrawut pada Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 09.30 WIB, meskipun telah tersedia petugas parkir.

Pantauan di lokasi menunjukkan kendaraan yang terparkir tidak tertata dengan baik sehingga mengganggu pengguna jalan yang melintas dari arah Puskesmas menuju Dukuh Bantarbolang.

Menurut keterangan petugas humas Puskesmas Bantarbolang, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepala Puskesmas, dr. Mustofa, terkait permasalahan tersebut. Namun hingga saat ini belum ada tindak lanjut yang dianggap mampu mengatasi persoalan parkir secara maksimal.

“Kami sudah melaporkan kondisi tersebut dan memberikan beberapa alternatif penataan parkir kepada pimpinan Puskesmas. Permasalahan ini memang sudah kami bahas, mengingat tingginya jumlah pasien yang datang setiap hari,” ujar petugas humas.

Ia menambahkan, kepadatan area parkir juga dipengaruhi banyaknya pelajar yang datang untuk mengurus surat keterangan sebagai persyaratan melanjutkan sekolah.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Bantarbolang, dr. Mustofa, mengakui bahwa persoalan keterbatasan lahan parkir menjadi tanggung jawab pihaknya. Namun, menurutnya, solusi jangka panjang memerlukan dukungan dari pemerintah melalui Dinas Kesehatan.

“Kalau saya, maunya pemerintah melalui Dinas Kesehatan dapat menyediakan lahan yang lebih luas atau membangun fasilitas Puskesmas yang lebih representatif,” tegasnya.

Lebih lanjut, dr. Mustofa mengatakan bahwa salah satu solusi yang memungkinkan adalah relokasi Puskesmas ke lokasi yang lebih luas agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal.

“Satu-satunya jalan yang memungkinkan adalah memindahkan Puskesmas ke tempat yang lebih luas. Kami berharap pemerintah dapat merealisasikan hal tersebut demi peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Bacaan Lainnya

Dipercaya Sebagai Penerima Program KJSU dari Kemenkes, RSUD Sumenep Jadi Pusat Rujukan Penyakit Katastropik di Madura

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Upaya peningkatan kualitas layanan...

Penguatan SDM dan Pelayanan Prima, Gebyar 3M RSUD Sumenep Hadapi Akreditasi Berakhir dengan Kompetisi Cerdas Cermat

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Komitmen dalam meningkatkan kualitas...

Ada Keluhan Pelayanan? RSUD Sumenep Siapkan Hotline Gratis yang Aktif 24 Jam

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pesatnya perkembangan teknologi informasi...

Direktur RSUD Sumenep Tegaskan Keselamatan Pasien Jadi Prioritas Tanpa Membedakan Status

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Direktur RSUD dr. H....

Gebyar 3M Jadi Langkah RSUD Sumenep Raih Akreditasi Paripurna

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – RSUD dr. H. Moh....

Gebyar 3M RSUD Sumenep Perkuat Budaya Keselamatan Pasien dan Mutu Pelayanan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Komitmen dalam memberikan pelayanan...

IMG-20260617-WA0002

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IMG-20260623-WA0015