PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012

Bertahun-tahun Dijanjikan, Jalan Alternatif Samarinda–Berau via Tunggal Bumi Tak Kunjung Dibangun

Pada
Bertahun-tahun Dijanjikan, Jalan Alternatif Samarinda–Berau via Tunggal Bumi Tak Kunjung Dibangun
Bertahun-tahun Dijanjikan, Jalan Alternatif Samarinda–Berau via Tunggal Bumi Tak Kunjung Dibangun
A-AA+A++

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Rencana pembangunan jalan alternatif yang menghubungkan jalur Samarinda–Berau melalui Desa Tunggal Bumi, Kecamatan Talisayan, Kabupaten Berau, hingga kini belum menunjukkan realisasi. Padahal, keberadaan akses tersebut dinilai strategis karena berpotensi memangkas waktu perjalanan sekitar 20 hingga 30 menit dibandingkan melalui jalur utama.

Sejumlah warga mengungkapkan, pembangunan jalan tersebut telah dijanjikan sejak beberapa tahun lalu, baik oleh Pemerintah Kabupaten Berau maupun sejumlah anggota legislatif. Namun, hingga saat ini, masyarakat belum melihat adanya langkah konkret yang mengarah pada realisasi pembangunan.

Kondisi jalan yang ada pun masih memprihatinkan. Sebagian ruas jalan berupa tanah dengan permukaan berlubang dan berlumpur, sehingga menyulitkan kendaraan yang melintas, terutama ketika hujan turun.

Padahal, akses tersebut memiliki peran penting bagi mobilitas masyarakat. Selain menjadi jalur alternatif bagi kendaraan yang melakukan perjalanan Samarinda–Berau, jalan itu juga dibutuhkan untuk menunjang aktivitas warga Desa Tunggal Bumi dan wilayah sekitarnya, termasuk kendaraan pengangkut barang.

Masyarakat menilai, potensi strategis jalan tersebut semestinya menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Terlebih, apabila pembangunan direalisasikan, aksesibilitas dan efisiensi perjalanan masyarakat dapat meningkat.

Warga berharap pemerintah daerah bersama para wakil rakyat tidak hanya menyampaikan janji, tetapi juga menunjukkan komitmen melalui langkah nyata. Kepastian mengenai rencana pembangunan, alokasi anggaran, serta jadwal pelaksanaan menjadi hal yang dinantikan masyarakat.

Sebab, setelah bertahun-tahun menunggu, masyarakat membutuhkan bukti pembangunan, bukan sekadar janji yang terus berulang. (fnd)

Bacaan Lainnya

Tumpahan Solar di Jalan Raya Sumenep Manding Kembali Makan Korban

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kecelakaan lalu lintas akibat...

Penyidikan Kredit PT SSP Berlanjut, Kejati Kaltara Sasar Sejumlah Lokasi di Jakarta

JAKARTA (JURNALIS INDONESIA) – Penyidikan dugaan tindak pidana...

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo Raih Prestasi Nasional Anugerah Cita Negeri 2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Bupati Sumenep, Dr. H....

Proyek Jalan Rp8,6 Miliar di Segah Dipertanyakan, PPK Tak Merespons dan Kepala DPUPR Sulit Ditemui

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Transparansi penggunaan anggaran publik...

Owner Ayunda Group Berharap Pamekasan Semakin Maju dan Sejahtera di Usia ke-496

PAMEKASAN (JURNALIS INDONESIA) – Peringatan Hari Jadi ke-496...

Konfirmasi Proyek Jalan Rp8,6 Miliar di Segah, Kabid Junaedi Sebut Nama PPK Eko

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Pelaksanaan proyek rekonstruksi Jalan...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *