PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012
IMG-20260926-WA0005

BC Madura Hanya Berani Operasi Rokok Ilegal di Pedagang Kecil, Bandar Rokok “BONTE” di Pamekasan juga Masih Dibiarkan

Pada
KOLASE FOTO. Rokok ilegal merk "BONTE" dan Kepala Bea Cukai Madura Novian Dermawan
KOLASE FOTO. Rokok ilegal merk "BONTE" dan Kepala Bea Cukai Madura Novian Dermawan
A-AA+A++

PAMEKASAN (JURNALIS INDONESIA) – Bea Cukai (BC) Madura yang dipimpin Novian Dermawan dalam melakukan operasi rokok ilegal yang bersarang di Kabupaten Pamekasan hanya berani menyasar kepada pedagang kecil di toko-toko kelontong. Sementara pabrik dan bandarnya hingga kini dibiarkan bebas beredar. Kamis (9/10/2025).

Seperti pabrik dan bandar rokok ilegal merk “BONTE” yang ditengarai milik MM yang bersarang di Desa Bujur Barat, Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan, juga masih dibiarkan merajalela.

IMG-20260926-WA0006

Sebelumnya diberitakan, Aparat Penegak Hukum (APH) di Kabupaten Pamekasan hingga Bea Cukai (BC) Madura yang dipimpin Novian Dermawan terkesan main-main dalam penegakan hukum memberantas rokok ilegal hingga kepada bandarnya yang bersarang di wilayah hukumnya.

Pasalnya, rokok ilegal yang terang-terangan diproduksi bersarang di wilayah hukumnya hingga kini masih dibiarkan merajalela. Seperti rokok ilegal merk “Bonte” yang ditengarai diproduksi di Desa Bujur Barat.

“Rokok Bonte yang diedarkan tanpa dilekati pita cukai itu ditengarai bersarang di Desa Bujur Barat, Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan,” ungkap sumber yang merupakan warga setempat.

Warga setempat ini lanjut mengungkapkan, rokok “Bonte” yang dibiarkan bebas beredar secara luas itu ditengarai miliknya MM (inisial-red).

“Dan rokok merk Bonte itu ditengarai miliknya MM (inisial-red) yang sampai saat ini merajalela diproduksi tanpa henti dan diedarkan hingga ke Jakarta, Banten, Tangerang dan Cilegon,” beber sumber.

Anehnya, kendati keberadaan rokok ilegal merk “Bonte” itu terang benderang dan diedarkan secara terang-terangan tanpa dilekati pita cukai Aparat Penegak Hukum di Kabupaten Pamekasan hingga Bea Cukai Madura yang dipimpin Novian Dermawan seakan sengaja membiarkan.

Kepala Bea Cukai Madura, Novian Dermawan belum dapat dikonfirmasi terkait pembiaran rokok ilegal yang diproduksi bersarang di wilayah hukumnya. Seperti rokok merk “Bonte” yang ditengarai diproduksi bersarang di Desa Bujur Barat, Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan, itu.

Jurnalis Indonesia bersama tim investigasi dalam penelusuran lebih lanjut untuk mengungkap keberadaan rokok ilegal yang bersarang di wilayah hukum Bea Cukai Madura. (ily/red)

Bacaan Lainnya

Kapolresta Sumenep dan Kepala BNNK Pimpin Operasi Gabungan, Sasar Cafe Mr. Ball dan Pelabuhan Kalianget

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Polresta Sumenep bersinergi dengan...

Polresta Sumenep Tindak Lanjuti Aduan Dugaan Pelanggaran Etik Anggota, Gelar Perkara Segera Dilakukan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Polresta Sumenep melalui Seksi...

Polres Pemalang Dalami Dugaan Perundungan yang Berujung Kematian Siswa SD

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Polres Pemalang menggelar konferensi...

Polres Sampang Ungkap Pembunuhan Mertua oleh Menantu Tiri di Tambelangan

SAMPANG (JURNALIS INDONESIA) – Kepolisian Resor (Polres) Sampang...

Polresta Sumenep Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak, Pemuda 22 Tahun Ditahan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim)...

Alasan Sakit, Istri Anom Mangkir dari Panggilan KPK, FWP: Mungkin Takut Ditahan

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Istri Bupati Pemalang nonaktif...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *