Menu

Mode Gelap
PKDI Sumenep Siap Sukseskan Program Koperasi Desa Merah Putih untuk Penguatan Ekonomi Desa Ini daftar Brand dan Perusahaan dengan Performa Komunikasi Terbaik di Ruang Digital BIP Hadirkan Kebahagiaan Ramadan Bagi 3.000 Anak Yatim di Pamekasan, Dapat Apresiasi Bupati dan Raih Rekor MURI DPUTR Sumenep Bekali Pemerintah Desa Pemahaman Pengelolaan Bantuan Keuangan Khusus 2026 Diskominfo se-Jatim Ikuti Pendampingan Pengaduan Publik dari KemenPAN-RB

EKONOMI · 10 Agu 2023 12:57 WIB

Bupati Sumenep Didampingi Kadiskop UKM Perindag Serahkan Penghargaan pada Koperasi Sehat 2023


 Bupati Sumenep Didampingi Kadiskop UKM Perindag Serahkan Penghargaan pada Koperasi Sehat 2023 Perbesar

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo dengan didampingi Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Kadiskop UKM dan Perindag) Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, menyerahkan penghargaan kepada sejumlah koperasi sehat setempat tahun 2023 di salah satu cafe Kota Keris, Kamis (10/8/2023).

Kadiskop UKM dan Perindag Chainur Rasyid mengungkapkan, jumlah koperasi yang ada di Kabupaten Sumenep mencapai 1600. Dari total itu, terdapat 800 koperasi yang masih aktif melakukan ketentuan perundang-undangan yang ada.

“Dengan keterbatasan anggaran, kami bersama-sama dengan tenaga pendamping koperasi (PPKL) hanya bisa melakukan pemeriksaan kesehatan untuk 63 koperasi yang sudah melaksanakan RAT tepat waktu tutup buku tahun 2022,” terang Kadis Inung karib disapa.

Bupati Sumenep Didampingi Kadiskop UKM Perindag saat Menyerahkan Penghargaan pada Koperasi Sehat 2023. (foto/ist)

Kadis Inung menerangkan, ada beberapa kriteria penilaian agar koperasi disebut sehat. Yakni di antaranya, tata kelola koperasi, profil risiko koperasi, kinerja keuangan koperasi dan permodalan koperasi yang diklasifikasikan menjadi 4 kategori predikat.

“Yaitu, Sehat, Cukup Sehat, Dalam Pengawasan, dan Dalam Pengawasan Khusus,” jelas Kadis Inung.

Sementara menurutnya, untuk koperasi yang tidak melaksanakan RAT tepat waktu tidak dapat dilakukan pemeriksaan kesehatan koperasi.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengapresiasi upaya Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM dan Perindag) yang dipimpin Chainur Rasyid dalam mendata dan mengevaluasi keberadaan koperasi untuk kemajuan koperasi di Kota Keris.

“Pertama adalah penguatan SDM. Karena SDM yang kuat akan membuat koperasi berjalan dengan baik. Kedua, penguatan literasi digital dan yang ketiga penguatan ekonomi kerakyatan,” terang Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo. (*ji/ily)

Artikel ini telah dibaca 76 kali

Baca Lainnya

DRT Hadirkan Inovasi Baru Lewat Rokok Kretek Varian Exclusive dan Apel dengan Harga Terjangkau

7 Maret 2026 - 01:49 WIB

Bupati Sumenep Resmi Buka Bazar Takjil Ramadan 2026: Momentum Bangkitlah Ekonomi Masyarakat

20 Februari 2026 - 20:33 WIB

Bupati Sumenep Resmi Buka Bazar Takjil Ramadan 2026: Momentum Bangkitlah Ekonomi Masyarakat

Bupati Sumenep Turun Langsung ke Pasar Pantau Harga dan Ketersediaan Kebutuhan Pokok Jelang Ramadan 2026

13 Februari 2026 - 12:59 WIB

Bupati Sumenep Turun Langsung ke Pasar Pantau Harga dan Ketersediaan Kebutuhan Pokok Jelang Ramadan 2026

Di Pengukuhan Dekopinda, Bupati Sumenep Dorong Transformasi Digital untuk Penguatan Ekonomi Kerakyatan

12 Februari 2026 - 19:56 WIB

Rokok Kretek DRT Exclusive Tampil dengan Desain Elegan dan Berkelas

11 Februari 2026 - 21:41 WIB

CV Ayunda Permata Sejahtera Ucapkan Selamat HPN 2026, Apresiasi Peran Pers Sebagai Jembatan Pemerintah-Dunia Usaha

10 Februari 2026 - 17:13 WIB

Trending di EKONOMI

Sorry. No data so far.