Menu

Mode Gelap
Unitomo dan Pemprov Jatim Gelar FGD Keterlibatan PT untuk SDM Unggul Menuju Gerbang Baru Nusantara JSI Kobarkan Semangat Jurnalisme “Ihdinas Sirotal Mustaqim” Viral, Bukannya Ditangkap, Diduga Bos Rokok Ilegal Marbol Pamekasan Kendarai Mobil Mewah Malah Dikawal Polisi JSI Berkunjung ke Migas Corner ITS Perkuat Edukasi Hulu Migas, SKK Migas Sambut Baik dan Apresiasi Semarakkan Malam Natal, Swiss-Belinn Manyar Surabaya Bakal Hadirkan Acara Spesial Celebrate Christmas Harmony

PEMERINTAHAN · 25 Des 2022 23:10 WIB

Bupati Sumenep Ungkap Jika Kucuran Dana Hibah Jatim Tanpa Melalui Komunikasi dengan Pemkab


 Bupati Sumenep Ungkap Jika Kucuran Dana Hibah Jatim Tanpa Melalui Komunikasi dengan Pemkab Perbesar

JATIM (JURNALIS INDONESIA) – Pasca pengungkapan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui operasi tangkap tangan (OTT) yang salah satunya menyeret Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak sebagai tersangka.

Serta menyeret melibatkan dua orang tokoh masyarakat asal Sampang, Madura, sebagai tersangka terkait dugaan suap pengelolaan dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Kelompok Masyarakat Pokmas (Pokmas) memantik reaksi orang nomor satu di lingkungan pemerintah kabupaten di ujung timur pulau Madura Jawa Timur.

Baca Juga: Kepala Kantor UPP Kelas lll Masalembu Mengucapkan Selamat Hari Raya Natal 2022

Adalah Bupati Sumenep. Achmad Fauzi mengungkapkan jika pemerintah kabupaten tidak pernah mengetahui penyaluran dana hibah yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Timur.

“Sebab penyalurannya langsung ke pemerintah desa setelah disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur,” katanya, melalui keterangan tertulis yang diterima di Surabaya, Jumat, dilansir Antara.

Baca Juga: Bupati Fauzi Didampingi Kadinsos Serahkan Bantuan untuk Cianjur Wakili Warga Sumenep

Menurut Achmad Fauzi yang merupakan tokoh Madura menyebut bahwa dana hibah kelompok masyarakat (Pokmas) yang bersumber dari APBD Jatim ke desa-desa di kabupaten Sumenep tidak pernah dikomunikasikan dengan pemerintah daerah setempat.

Lebih lanjut ponakan MH Said Abdullah sang politikus dari partai moncong putih ini mengungkapkan, jika skema penyalurannya berbeda dengan dana hibah dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Kementerian yang melalui persetujuan DPR RI.

Baca Juga: Kado Terindah di Akhir 2022, DKPP Sumenep Dibawah Kepemimpinan Arif Firmanto Sabet 2 Prestasi

“Biasanya ada surat dari Kementerian ke Bupati, sebelum disalurkan ke daerah,” terang Achmad Fauzi. (ji/red)

Klik Disini: Berita konten menarik lainnya di Google News

Artikel ini telah dibaca 177 kali

Baca Lainnya

Dirikan Balai Ternak Baznas di Pemalang, Wabup: Kemiskinan Ekstrim Masih Tinggi

7 Desember 2025 - 13:49 WIB

Kadis Anwar Apresiasi Festival Pesisir 4 yang Diinsiasi SKK Migas

6 Desember 2025 - 16:32 WIB

Kadis Anwar Apresiasi Festival Pesisir 4 yang Diinsiasi SKK Migas

Berkat Inovasi DKPP, Sumenep Kembali Raih Dua Penghargaan dalam Sektor Pertanian

3 Desember 2025 - 14:24 WIB

Kepala DKPP Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid (tengah) yang familiar disapa Kadis Inung bersama dua Ketua Poktan saat menerima penghargaan

Menjelang Peresmian City Walk Pemalang, PKL dan Parkir Ditertibkan

3 Desember 2025 - 13:21 WIB

SKK Migas-KKKS Medco Energy Bersama Pemkab Sumenep Tunjukkan Komitmen Dukung Kelestarian Lingkungan

2 Desember 2025 - 15:18 WIB

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat melakukan penanaman pohon bersama SKK Migas - KKKS Medco Energy

Pemdes Masakambing Dukung Kelestarian Lingkungan dan Keberlangsungan Hidup Kakaktua Abbotti

2 Desember 2025 - 14:57 WIB

Trending di PEMERINTAHAN