PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012
IMG-20260926-WA0005

Dinas Pendidikan Sumenep Lestarikan Bahasa Daerah

Pada
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, lestarikan bahasa daerah melalui Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) jenjang Sekolah Dasar (SD) tingkat kabupaten.

FTBI yang digelar Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep diselenggarakan di Gedung Ki Hajar Dewantara Jalan Trunojoyo, Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep, Sabtu (28/9/2024).

IMG-20260926-WA0006

Dalam ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) ini ada sederet jenis lomba yang digelar Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep tahun 2024 yakni Pidato Bahasa Madura, Baca Puisi Madura, Mendongeng, Lawakan Tunggal, Macapat, Cerpen dan Carakan Madura.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Agus Dwi Saputra menyampaikan, Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) ini adalah upaya melestarikan bahasa daerah. Menurutnya, semua mempunyai kewajiban untuk melestarikan bahasa daerah.

Mengingat, dalam kehidupan sehari-hari dari tahun ke tahun penggunaan bahasa daerah alias bahasa ibu di pulau Madura khususnya di Kubupaten Sumenep sudah mulai terkikis oleh berbagai kemajuan. Baik teknologi maupun masuknya budaya asing ke kabupaten ini.

“Di mana sehari-hari, setiap tahunnya penggunaan bahasa daerah ini sudah mulai terkikis dengan kemajuan teknologi, dengan banyaknya orang dari luar masuk, sehingga bahasa daerah ini mulai terkikis makanya dengan festival tunas bahasa ibu ini bahasa daerah tetap lestari,” terangnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep menjelaskan bahwa penggunaan bahasa daerah Madura atau bahasa ibu ini berkolaborasi dengan budaya.

Kadis Agus familiar disapa mengharapkan, terselenggaranya agar dapat mengenalkan kepada anak didik di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep dapat mengenal bahasa ibu sejak dini sekaligus menjadi media pencarian bakat siswa.

“Pertama anak-anak bisa mengenal bahasa daerahnya, kedua festival ini menjadi media mencari bakat. Sekaligus agar anak berani sehingga pendidikan karakternya juga tapi intinya ingin melestarikan bahasa daerah,” jelasnya.

Bacaan Lainnya

Owner Ayunda Group Dukung Pengembangan Pesantren, Apresiasi Prestasi Tiga Santri Pamekasan

PAMEKASAN (JURNALIS INDONESIA) — Prestasi membanggakan ditorehkan tiga...

Awan Dania Dwi Putri Harumkan Nama Sumenep di Trunodjoyo National Championship III 2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan...

Peringati HSN 2026, Bupati Sumenep Ajak Santri Perkuat Ilmu dan Pengabdian

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Peringatan Hari Santri Nasional...

Bangun Kemitraan dengan Kalangan Pesantren, Kapolresta Sumenep Kunjungi Ponpes Al-Amien Prenduan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kapolresta Sumenep Kombes Pol....

Pembukaan Dies Natalis ke-23 SMAN 1 Masalembu Disambut Antusias dan Meriah

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pembukaan Dies Natalis ke-23...

Bupati Sumenep Dukung Kreativitas Anak Lewat Lomba Mewarnai LAKONALAKONE

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Lomba mewarnai LAKONALAKONE yang...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *