JURNALIS INDONESIA – Erlin, tenaga kesehatan di Puskesmas Dasuk yang mengaku istri dari Hamdan, pemilik PR Bromo Mas di Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menyebut pabrik milik suaminya berproduksi dengan merk rokok BM Jaya.
“PR Bromo Mas itu pabrik saya. Dan Hamdan itu suami saya. Gudang saya beroperasi dengan 27 karyawan dan rokok produksinya merk BM Jaya,” sebut Erlin via selulernya, Sabtu (14/6/2025).
Erlin mengaku pita cukai yang tebus dari Bea Cukai Madura dipakai sendiri dan ditempel langsung kepada rokok produksinya yang bermerk BM Jaya.
“Dan terkait jatah pita cukai yang ditebus dari Bea Cukai Madura itu sesuai kebutuhan,” kata Erin, istri dari Hamdan, sang pemilik PR Bromo Mas.
Erlin mengatakan, terkait keberadaan pabriknya yang nampak selalu tutup karena memang dibuka sesuai kebutuhan.
“Itu bukan toko sembako, itu pabrik. Dan kalau mau tahu bukanya kapan, itu jam 8 gerbang dibuka karena karyawan masuk. Nanti jam 4 itu baru dibuka lagi, karena karyawan pulang. Kadang juga jam 12 itu dibuka, anak-anak (karyawan) beli makan, jam istirahat,” ujarnya. (ily/red)


