Menu

Mode Gelap
Unitomo dan Pemprov Jatim Gelar FGD Keterlibatan PT untuk SDM Unggul Menuju Gerbang Baru Nusantara JSI Kobarkan Semangat Jurnalisme “Ihdinas Sirotal Mustaqim” Viral, Bukannya Ditangkap, Diduga Bos Rokok Ilegal Marbol Pamekasan Kendarai Mobil Mewah Malah Dikawal Polisi JSI Berkunjung ke Migas Corner ITS Perkuat Edukasi Hulu Migas, SKK Migas Sambut Baik dan Apresiasi Semarakkan Malam Natal, Swiss-Belinn Manyar Surabaya Bakal Hadirkan Acara Spesial Celebrate Christmas Harmony

PEMERINTAHAN · 4 Jul 2023 12:35 WIB

Pemkab Sumenep Dibawah Bupati Fauzi Berhasil Capai Deflasi Terdalam Se-RI dan Turunkan Inflasi


 Bupati Sumenep Achmad Fauzi. (foto/ist) Perbesar

Bupati Sumenep Achmad Fauzi. (foto/ist)

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, dibawah kendali kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi berhasil menekan gejolak harga-harga komoditas. Beberapa komoditas bahkan cenderung mengalami penurunan sehingga membuat deflasi di Kabupaten Sumenep menjadi yang terdalam se-Indonesia pada bulan Juni 2023 ini.

Sebagaimana catatan terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) sepanjang Juni 2023 ada 12 kota di Indonesia yang mengalami deflasi. Diketahui, Kabupaten Sumenep mengalami deflasi paling dalam, sebesar 0,42 persen.

Deflasi adalah ketika harga-harga secara umum, terutama kebutuhan pokok, mengalami penurunan. Deflasi juga membuat nilai uang bertambah.

Bupati Achmad Fauzi memaparkan ada dua cara yang dilakukan untuk mencapai Kabupaten Sumenep mengalami deflasi paling dalam, sebesar 0,42 persen. Pertama, menurutnya, secara rutin mengecek harga kebutuhan barang pokok.

“Dua kali dalam seminggu, tim selalu mengecek harga ke pasar. Ini untuk menanyakan kenapa ada barang yang mahal. Di situ kita carikan solusinya,” terang Bupati Fauzi karib dipanggil, Selasa (4/7/2023).

Kemudian menurut Bupati Fauzi, Pemerintah Kabupaten Sumenep juga rutin melakukan operasi pasar untuk menekan harga ketika ada komoditas yang harganya cenderung tinggi.

“Tim juga kerap melakukan operasi pasar untuk menekan harga barang yang tinggi,” jelas Bupati Sumenep.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Sumenep Ribut Hadi Candra mengungkapkan, inflasi di Sumenep pada Juni 2023 mengalami penurunan.

Ternyata jurus yang dilakukan Bupati Achmad Fauzi selain membuat deflasi terdalam se-Indonesia, strategi tersebut juga mampu menurunkan inflasi di Kabupaten Sumenep.

“Jika pada Mei lalu angka inflasinya mencapai 5,44 persen, memasuki Juni angkanya berhasil turun, menjadi 4,53 persen,” terang Kepala BPS Sumenep.

Menurutnya, capaian Sumenep yang mencatatkan 0,42 persen deflasi merupakan yang terdalam se-Indonesia, di bawah inflasi nasional (0,14 persen) dan Jawa Timur (0,10 persen).

Deflasi tersebut didorong oleh penurunan harga komoditas makanan seperti tongkol yang diawetkan, ayam hidup, bayam, bawang merah, beras, udang basah, dan sawi hijau.

“Dari data tersebut menunjukkan bahwa faktor-faktor tertentu memengaruhi pergerakan harga di Sumenep, akhirnya berdampak pada deflasi pada periode tersebut,” jelas Kepala BPS Sumenep. (*ji/ily)

Artikel ini telah dibaca 45 kali

Baca Lainnya

Dirikan Balai Ternak Baznas di Pemalang, Wabup: Kemiskinan Ekstrim Masih Tinggi

7 Desember 2025 - 13:49 WIB

Kadis Anwar Apresiasi Festival Pesisir 4 yang Diinsiasi SKK Migas

6 Desember 2025 - 16:32 WIB

Kadis Anwar Apresiasi Festival Pesisir 4 yang Diinsiasi SKK Migas

Berkat Inovasi DKPP, Sumenep Kembali Raih Dua Penghargaan dalam Sektor Pertanian

3 Desember 2025 - 14:24 WIB

Kepala DKPP Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid (tengah) yang familiar disapa Kadis Inung bersama dua Ketua Poktan saat menerima penghargaan

Menjelang Peresmian City Walk Pemalang, PKL dan Parkir Ditertibkan

3 Desember 2025 - 13:21 WIB

SKK Migas-KKKS Medco Energy Bersama Pemkab Sumenep Tunjukkan Komitmen Dukung Kelestarian Lingkungan

2 Desember 2025 - 15:18 WIB

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat melakukan penanaman pohon bersama SKK Migas - KKKS Medco Energy

Pemdes Masakambing Dukung Kelestarian Lingkungan dan Keberlangsungan Hidup Kakaktua Abbotti

2 Desember 2025 - 14:57 WIB

Trending di PEMERINTAHAN