Skrol untuk membaca pos
Satu Tahun Kepemimpinan Bupati Sumenep dan Wakilnya Fauzi-Imam, Catat Segudang Capaian Nyata di Berbagai Sektor
Example floating
Example floating
IMG-20251210-WA0009

Pengusaha Nakal Rokok Ilegal yang Bersarang di Pamekasan Kian Menantang, Kini Rokok Agung PRO Mirip Surya PRO juga Dibiarkan

Pada
KOLASE FOTO. Rokok ilegal merk "Agung PRO" yang dikemas mirip rokok resmi "Surya PRO" yang bersarang di Desa Durbuk, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, yang dibiarkan bebas beredar. Dan Kepala Bea Cukai Madura Novian Dermawan
KOLASE FOTO. Rokok ilegal merk "Agung PRO" yang dikemas mirip rokok resmi "Surya PRO" yang bersarang di Desa Durbuk, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, yang dibiarkan bebas beredar. Dan Kepala Bea Cukai Madura Novian Dermawan
A-AA+A++

PAMEKASAN (JURNALIS INDONESIA) – Pengusaha nakal rokok ilegal yang tidak hanya merugikan negara, tetapi juga menciptakan persaingan usaha tidak sehat dengan produsen resmi yang membayar cukai yang bersarang di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, kian merajalela dan menantang tanpa takut kendati menjadi sorotan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Kamis (2/10/2025).

Jurnalis Indonesia kini kembali mendapati rokok ilegal yang bebas beredar tanpa dilekati pita cukai dengan merk “Agung PRO” yang dikemas mirip dengan rokok resmi “Surya PRO”.

IMG-20260410-WA0003

Rokok ilegal Agung PRO itu ditengarai diproduksi di Desa Durbuk, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan. Kendati secara terang-terangan diedarkan secara luar, keberadaan rokok ilegal yang dikemas mirip rokok resmi “Surya PRO” seakan sengaja dibiarkan oleh Aparat Penegak Hukum setempat hingga Bea Cukai Madura yang kini dipimpin Novian Dermawan.

“Lokasi pabrik rokok ilegal Agung PRO itu di Desa Durbuk, Pademawu, Pamekasan. Anehnya ya itu, tidak ditindak, malah terkesan dibiarkan oleh Aparat Penegak Hukum hingga Bea Cukai Madura,” ungkap sumber.

Sumber yang memiliki segudang data rokok ilegal yang bersarang di Kabupaten Pamekasan meyakini, Aparat Penegak Hukum setempat hingga Bea Cukai Madura juga mengetahui keberadaan rokok ilegal merk “Agung PRO” yang dikemas mirip rokok resmi “Surya PRO” itu.

“Tentu tau lah, apalagi kantor Bea Cukai Madura itu di Kabupaten Pamekasan. Bullshit kalau alasan tidak tahu. Kenapa dibiarkan tidak ditindak, ya tentunya pasti ada sesuatu,” sebut sumber.

Sehingga menurutnya, kini sudah saatnya Menteri Keuangan yang baru Purbaya Yudhi Sadewa untuk bersih-bersih. Menindak para pelaku yang terlibat rokok ilegal yang bersarang di wilayah hukum Bea Cukai Madura.

Sementara Novian Dermawan, Kepala Bea Cukai Madura belum dapat dimintai keterangan terkait maraknya rokok ilegal yang bersarang di wilayah hukumnya yang dibiarkan merajalela.

Jurnalis Indonesia kini bersama tim investigasi dalam penelusuran lebih lanjut untuk mengungkap keberadaan rokok ilegal yang bersarang di wilayah hukum Bea Cukai Madura. (ily/red)

IMG-20260312-WA0047
Example 120x600

Bacaan Lainnya

Pulau Keramaian Darurat Narkoba Mengancam Pelajar, Orang Tua Resah, Kepolisian-Pemerintah Didesak Segera Turun Tangan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kondisi memprihatinkan tengah melanda...

Soal Rokok Ilegal, Polsek Randudongkal Tidak Serius Tangani Aduan Masyarakat

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Peredaran rokok tanpa pita...

Tembok Roboh, Satu Orang Terluka Dilarikan ke Rumah Sakit, Kontraktor Harus Bertanggungjawab

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Pengerjaan proyek galian gorong-gorong...

Penjualan Rokok Tanpa Cukai di Pemalang Terungkap, Polisi Diminta Tindak Lanjut

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Peredaran rokok tanpa pita...

Kasus Kekerasan Anak Terjadi di Bluto, Kuasa Hukum Minta Penanganan Profesional

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Suasana malam Ramadan yang...

Pensiunan di Talango Tempuh Jalur Hukum, Laporkan Dugaan Penipuan Modal Usaha Rp135 Juta ke Polres Sumenep

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Seorang pensiunan warga Kecamatan...

IMG-20260410-WA0003
IMG-20260320-WA0006