PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012
IMG-20260920-WA0013

Advokat di Sumenep Lapor Polisi setelah Dianiaya dan Diancam Dibunuh saat Dampingi Klien

Pada
ILUSTRASI. Advokat di Sumenep Lapor Polisi setelah Dianiaya dan Diancam Dibunuh saat Dampingi Klien
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Seorang advokat di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, bernama Andika Meigista Cahya Hendra menjadi korban penganiayaan dan mendapatkan ancaman pembunuhan saat mendampingi kliennya di Pengadilan Agama setempat.

Andika Meigista Cahya yang merupakan warga Dusun Ares Tengah, Desa Kebundadap Timur, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, ini sudah melaporkan kejadian yang menimpanya kepada Polres Sumenep.

IMG-20260617-WA0002

Sebagaimana laporan polisi dengan nomor LP/B/231/IX/2024/SPKT/POLRES SUMENEP/POLDA JAWA TIMUR. Kejadian tidak mengenakkan yang menimpanya terjadi di ruang tunggu Pengadilan Agama Sumenep pada Rabu (11/9/2024) sekitar pukul 11.40 WIB.

Kejadiannya bermula saat korban mendampingi kliennya, Sri Lutfiana. Ketika persidangan berlangsung, terjadi insiden di mana seorang saksi yang dihadirkan pihak lawan tiba-tiba pingsan saat sesi tanya jawab.

Dengan adanya kejadian itu sidang di tunda dan korban masih berada di Pengadilan menunggu sidang lain.

Namun tiba-tiba, Torik Aziz, seorang warga Dusun Congka, Desa Gilang, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, mendatangi korban dengan emosi.

“Torik menarik kerah baju dan mendorong saya, bahkan melontarkan kata-kata ancaman dalam bahasa Madura, yang kurang lebih karena kamu, keluargaku hampir mati, karena kamu emba saya mati. Epate ana kiya bekna. Mara sekemma’a bei norok engkok ka RS ben Polres,” cerita korban kepada media.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka gores di dada serta trauma dan merasa takut untuk kembali ke Pengadilan.

“Merasa terancam, saya langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Sumenep,” terang advokat yang familiar dijuluki Black.

Andika Meigista Cahya Hendra mengharapkan, agar Polres Sumenep dengan cepat memproses menindaklanjuti laporannya itu.

Bacaan Lainnya

Polresta Sumenep Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak, Pemuda 22 Tahun Ditahan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim)...

Alasan Sakit, Istri Anom Mangkir dari Panggilan KPK, FWP: Mungkin Takut Ditahan

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Istri Bupati Pemalang nonaktif...

Polresta Sumenep Bongkar Dugaan Peredaran Pil Y di Gapura

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Satuan Samapta Polresta Sumenep...

Demi Keamanan Warga, Anggota DPRD Sumenep Desak Polsek Masalembu Putus Jaringan Narkoba dan Penadah

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Upaya menjaga keamanan dan...

Kasus Korupsi Dana Hibah Jatim, Anwar Sadad Absen dari Pemeriksaan KPK

JAKARTA (JURNALIS INDONESIA) – Anggota DPR RI, Anwar...

Mengenaskan, Bupati Baru Pemalang Anom Widiyantoro Diciduk KPK Terkait Jual Beli Proyek dan Jabatan ‎

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Sebanyak 21 orang pejabat...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *