PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012
IMG-20260926-WA0005

BPPW Jawa Timur Lakukan PK ll dan Serah Terima Hasil Kegiatan PISEW 2023 untuk 12 Kecamatan Sumenep

Pada
BERJALAN LANCAR. Pertemuan Kecamatan II dan Serah Terima Hasil Kegiatan Kelompok Kerja Antar Desa (KKAD) program PISEW di Kecamatan Gapura. (foto/ist Jurnalis Indonesia)
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Timur menggelar Pertemuan Kecamatan (PK) ll program Pengembangan Infrastruktur Sosial Wilayah (PISEW) di Kabupaten Sumenep Tahun Anggaran 2023 dengan melakukan Serah Terima Hasil Kegiatan dari Kelompok Kerja Antar Desa (KKAD) kepada pemerintah desa untuk 12 kecamatan, Selasa (17/10/2023).

Yakni di Kantor Kecamatan Gapura meliputi, Kecamatan Gapura sendiri, Dungkek, Batuputih, Batang-batang dan Nonggunong. Lalu di Kantor Kecamatan Lenteng, yang meliputi Kecamatan Lenteng sendiri, Pragaan, Bluto, Giligenting, Batuan, Guluk-guluk dan Kecamatan Kota Sumenep. Di mana dalam satu kecamatan ada 2 desa penerima.

IMG-20260926-WA0006

Pada pertemuan PK II dan Serah Terima Hasil Kegiatan dari Kelompok Kerja Antar Desa (KKAD) program PISEW ini dihadiri di antaranya dari perwakilan BPPW Jawa Timur, Asisten Tenaga Ahli Provinsi Jawa Timur, Pokja PKP dari lima kecamatan, kepala desa beserta KKAD.

BERJALAN LANCAR. Pertemuan Kecamatan II dan Serah Terima Hasil Kegiatan Kelompok Kerja Antar Desa (KKAD) program PISEW di Kecamatan Lenteng. (foto/ist Jurnalis Indonesia)

Perwakilan Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Timur, Teddy Kreswanto mengatakan, Pertemuan Kecamatan II dan Serah Terima Hasil Kegiatan dari Kelompok Kerja Antar Desa (KKAD) kepada 12 kecamatan itu dilakukan karena pembangunan fisik sudah dilaksanakan 100 persen.

“Kemudian juga mengenai administrasinya seperti laporan pertanggungjawaban dan sebagainya sudah selesai,” terangnya.

Teddy mengutarakan, program PISEW dari Kementerian PUPR melalui aspirasi anggota legislator DPR RI itu memiliki tujuan yang sangat mulia dalam rangka untuk memperlancar arus distribusi hasil pertanian, perkebunan di pedesaan.

“Harapannya dengan dibangunnya infrastruktur melalui program PISEW di pedesaan itu bisa meningkatkan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Untuk alokasi program PISEW tahun anggaran 2023 di Kabupaten Sumenep merupakan yang paling besar di seluruh Indonesia. “Yaitu ada 23 kecamatan dalam satu kabupaten,” jelas Teddy.

BPPW Jawa Timur Lakukan PK ll dan Serah Terima Hasil Kegiatan PISEW 2023 untuk 12 Kecamatan Sumenep. (foto/ist Jurnalis Indonesia)

Teddy meminta, terkait infrastruktur yang sudah dibangun melalui program PISEW agar dicatat oleh pemerintah desa penerima lokasi kegiatan. “Jadi jangan lupa infrastruktur yang sudah dibangun itu agar dicatat oleh pemerintah desa sebagai aset desa,” pintanya.

Teddy juga berharap, keberadaan infrastruktur yang sudah dibangun melalui program PISEW itu agar dirawat oleh pemerintah desa penerima kegiatan supaya benar-benar bermanfaat untuk masyarakat.

“Kalau seumpama terjadi kerusakan kami harapkan KPP (Kelompok Pemanfaat dan Pemelihara) di desa itu dapat diaktifkan,” harapnya.

Pihaknya atas nama BPPW Jawa Timur mengucapkan banyak terimakasih kepada KKAD beserta jajaran, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa yang telah sukses melaksanakan program PISEW sampai dengan selesai.

Asisten Tenaga Ahli Provinsi Jawa Timur Nuril Wahyudi menambahkan, pada Pertemuan Kecamatan ll tahun ini dilakukan tidak seperti pada tahun sebelumnya yang terpusat di satu kegiatan di kabupaten.

Tapi untuk tahun 2023 ini dibuat sistem kluster. Jadi ada yang di wilayah timur, barat, utara dan selatan. Seperti yang di Kecamatan Gapura meliputi juga Kecamatan Dungkek, Batuputih, Batang-batang dan Nonggunong. Kemudian di Kecamatan Lenteng, yang meliputi Kecamatan Pragaan, Bluto, Giligenting, Batuan, Guluk-guluk dan Kecamatan Kota Sumenep

“Untuk kegiatan PISEW sendiri di Kabupaten Sumenep dengan berbagai macam fisik yang sudah dikerjakan,” jelas Nuril seraya berharap kegiatan PISEW tahun ini yang sudah dikerjakan oleh KKAD bisa benar-benar bermanfaat untuk kepentingan masyarakat di Kabupaten Sumenep.

Asisten Tenaga Ahli Provinsi Jawa Timur pada program PISEW ini juga menekankan, agar keberadaan pekerjaan yang sudah dilaksanakan oleh KKAD itu bagaimana pemerintah desa penerima kegiatan memeliharanya dengan baik. Sebab baginya, biasanya memelihara itu akan lebih sulit daripada saat melakukan pembangunan.

“Maka dari itu kami mengharapkan semua desa penerima kegiatan PISEW untuk mengaktifkan Kelompok Pemanfaat dan Pemeliharanya. Sehingga apa yang sudah kita bangun melalui program PISEW di tahun 2023 ini benar-benar bisa bermanfaat, bisa berumur panjang, bisa dinikmati oleh masyarakat di desa,” harapnya. (ji/ily)

Bacaan Lainnya

Diskominfo Jatim Gagas Inovasi Perisai Anak, Satu-satunya di Indonesia

SURABAYA (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Komunikasi dan Informatika...

DLH Jatim Targetkan Proyek Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik Rampung 2028

SURABAYA (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH)...

Camat Pragaan Bawa Inovasi Kesiapsiagaan Bencana ke Uji AID Kabupaten Sumenep 2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kecamatan Pragaan, Kabupaten...

Pemkab Sumenep Raih Penghargaan dari Kementan atas Partisipasi dalam Program UPLAND 2021–2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep...

Diskominfo Sumenep Ajak Warga Ramaikan Festival Musik Tong-Tong melalui Gerakan “Nongtong Bareng”

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Komunikasi dan Informatika...

KSOP Kalianget Perkuat Edukasi Keselamatan Pelayaran melalui Syahbandar Bersholawat

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *