PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260508-WA0019
IMG-20260508-WA0009

Bupati Fauzi: Festival Musik Tongtong Simbol Kemenangan Masyarakat Sumenep Pasca Pilkada 2024

Pada
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Festival musik tongtong se-Madura bertajuk ‘Ngopeni Sumenep’ yang diselenggarakan Pemerintah daerah dibawah kepemimpinan Achmad Fauzi Wongsojudo menjadi simbol kemenangan masyarakat Sumenep pasca Pilkada serentak 2024.

Sebanyak 40 group musik tongtong beserta tarian seni masing -masing daerah yang turut serta menyemarakkan kegiatan spektakuler tersebut mampu menghibur puluhan ribu mayarakat yang hadir dari lintas generasi. Mulai dari anak anak, pemuda, hingga orang tua.

Kegiatan Festival Musik Tongtong se-Madura ini di start dari depan Kampus Uniba menuju kantor Trisakti.

Bahkan, sejumlah jalan raya menjadi macet akibat begitu antusiasnya masyarakat se-Madura yang ingin menyaksikan group musik tongtong andalannya di Sumenep.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengaku bangga dengan kegiatan spektakuler festival musik tongtong se-Madura 2024.

“Pertunjukan budaya dan kesenian warisan leluhur yang dibanjiri ribuan masyarakat ini menjadi simbol pemersatu masyarakat Sumenep. Kegiatan ini juga menjadi simbol kemenangan masyarakat Sumenep pasca Pilkada 2024,” ujar Bupati Achmad Fauzi kepada wartawan, Sabtu, 14/12/2024.

Festival Tongtong 2024 yang menarik ribuan pengunjung dari berbagai daerah tersebut tidak hanya dihibur pertunjukan seni semata namun juga diramaikan dengan parade budaya, bazar kuliner serta berbagai kegiatan menarik lainnya.

Sosok yang disebut sebagai Bapak Pembangunan ini berharap, melalui kegiatan tahunan yang diselenggarakan Pemerintah daerah ini dapat menumbuhkan kecintaan masyarakat serta generasi muda atas budaya khas daerah warisan nenek moyang.

“Seiring dengan perkembangan zaman, sejumlah kesenian tradisional ada yang terkikis dan terlupakan, namun festival musik tongtong harus tetap terjaga dan terus dilestarikan,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, Bupati menyebut, persoalan menjaga tradisi leluhur tentumemerlukan beragam upaya untuk mengenalkan kembali dan menumbuhkan kecintaan masyarakat serta generasi muda.

“Musik tongtong bukan musik hura hura dan bukan hanya ajang hiburan semata, namun didalamnya ada pesan kebersamaan, harmonisasi dan gotong royong,” tandasnya.

Dengan diadakannya Festival musik tongtong se- Madura, Bupati mengharapkan kegiatannya dapat menjadi representasi kebersamaan antar daerah.

“Ini adalah kesempatan untuk saling membangun harmonisasi dan sinkronisasi persepsi antar daerah dalam rangka membangun semangat kebersamaan dan kolaborasi,” tandas Bupati Fauzi yang juga familiar dijuluki sebagai Bupati Tongtong ini.

IMG-20260312-WA0047

Bacaan Lainnya

GRIB Jaya DPC Pemalang Hadiri Hari Jadi ke-15 di GBK Jakarta

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Dalam rangka menghadiri acara...

Burdah Pemuda Indonesia dan Grib Jaya Berkolaborasi Menjaga Kesatuan dan Persatuan

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Pentingnya menjaga kesatuan dan...

Momentum Hari Buruh 2026, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep Serukan Keadilan bagi Pekerja

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Peringatan Hari Buruh Internasional...

May Day 2026, Wakil Ketua DPRD Sumenep Indra Wahyudi Dorong Kebijakan Ketenagakerjaan yang Berkeadilan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Momentum Hari Buruh Internasional...

Kabar Baru: Rampok Bernama Edi Junaidi

Oleh: Fauzi As OPINI (JURNALISINDONESIA) – Jika menyebut...

Jumhur Hidayat di Tengah Samudra Ring of Fire dan Struktur Kemunafikan Kolektif: Apa yang Bisa Kamu Kerjakan, Kawan?

Oleh: Dr. Muhammad Uhaib As’ad, M.Si (Akademisi, Direktur...

IMG-20260508-WA0007

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *