SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang kini dipimpin Kepala Dinas perempuan drg. Ellya Fardasyah terus berupaya dalam pencegahan dan pengendalian penyakit campak di wilayahnya. Kamis (14/8).
Seperti dalam rapat koordinasi internal yang digelar pada Selasa (12/08/2025) kemarin. Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Dinkes P2KB tersebut diikuti para pejabat struktural, koordinator bidang, serta tenaga teknis yang menangani program imunisasi dan surveilans penyakit menular.
Kepala Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep Ellya Fardasah mengatakan, fokus pembahasan yakni pada strategi menurunkan angka kejadian campak.
“Penekanannya melalui deteksi dini, peningkatan cakupan imunisasi, dan respon cepat di lapangan,” terang Kepala Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep Ellya Fardasah.
Kadis Ellya menegaskan, meskipun tren kasus campak di Sumenep relatif terkendali, potensi penyebaran tetap ada jika langkah pencegahan tidak dijalankan secara maksimal.
Oleh karena itu, Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep senantiasa melakukan upaya pencegahan dan pengendalian penyakit campak itu dengan melakukan koordinasi lintas bidang di internal dinas menjadi kunci keberhasilan.
“Dengan perencanaan yang matang dan gerak cepat di lapangan, kami optimis angka kejadian campak bisa terus ditekan, sehingga kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak, lebih terjamin,” ungkap Kadis Ellya.


