SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumenep, Indra Wahyudi, menyatakan dukungannya terhadap ajakan kerja sama inovasi yang disampaikan Diskominfo Kabupaten Sampang saat kunjungan kerja membahas penguatan Pemerintahan Digital (Pemdigi), Selasa (4/8/2026).
Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Kepala Diskominfo Sumenep tersebut, kedua instansi berdiskusi mengenai peluang kolaborasi dalam pengembangan inovasi pelayanan publik berbasis teknologi informasi.
Indra Wahyudi menegaskan bahwa inovasi merupakan salah satu indikator penting dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi. Karena itu, pihaknya menyambut baik inisiatif kerja sama yang ditawarkan Diskominfo Sampang.
“Kami menyambut positif ajakan kolaborasi ini. Semoga ke depan kedua daerah dapat saling mendukung dan bekerja sama dalam mengembangkan berbagai inovasi,” ujarnya.
Menurut Indra, Diskominfo Sumenep telah melahirkan sejumlah inovasi yang memperoleh apresiasi di tingkat daerah maupun nasional. Salah satunya adalah Layanan Pemantauan Isu Publik Kabupaten Sumenep (LAPIS) yang berhasil meraih penghargaan Inovasi Kabupaten Sumenep Tahun 2025.
Sementara itu, Kepala Diskominfo Kabupaten Sampang, Amrin Hidayat, mengungkapkan bahwa kunjungan tersebut bertujuan mempererat sinergi sekaligus membuka peluang replikasi inovasi antara kedua pemerintah daerah.
Ia berharap inovasi yang dikembangkan masing-masing daerah dapat saling diadopsi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kami berharap Kabupaten Sumenep dapat mereplikasi inovasi yang kami miliki. Sebaliknya, kami juga siap mengadopsi berbagai inovasi dari Kabupaten Sumenep,” kata Amrin.
Pada kesempatan tersebut, jajaran Diskominfo Sumenep memaparkan sejumlah inovasi yang telah dikembangkan, di antaranya Si Kapal, LAPIS, serta Aplikasi PPID Versi 2 yang direncanakan akan diikutsertakan dalam ajang kompetisi inovasi dalam waktu dekat.
Pemerintahan Digital (Pemdigi) merupakan sistem penyelenggaraan pemerintahan yang mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi untuk menghadirkan layanan publik yang lebih cepat, mudah, efektif, dan transparan.
Konsep tersebut dikembangkan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melalui penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sebagai fondasi utama dalam transformasi digital pemerintahan di Indonesia.

Tidak ada Respon