Skrol untuk membaca pos
IMG-20260619-WA0002

Haul Sultan Abdurrahman Pakunataningrat, Bupati Sumenep Berharap Jadi Teladan untuk Generasi Muda

Pada
Haul Sultan Abdurrahman Pakunataningrat, Bupati Sumenep Berharap Jadi Teladan untuk Generasi Muda
Haul Sultan Abdurrahman Pakunataningrat, Bupati Sumenep Berharap Jadi Teladan untuk Generasi Muda
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Peringatan haul Sultan Abdurrahman Pakunataningrat tidak hanya dimaknai sebagai tradisi tahunan, tetapi juga menjadi momen penting untuk meneguhkan kembali nilai kepemimpinan, kebijaksanaan, dan pengabdian kepada umat yang diwariskan kepada generasi penerus.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi sarana mengenang jasa dan kontribusi sang sultan dalam membangun tatanan pemerintahan, peradaban, serta kehidupan religius masyarakat di Kabupaten Sumenep.

IMG-20260619-WA0003

Menurutnya, sosok Sultan dikenal sebagai pemimpin yang mampu memadukan tata kelola pemerintahan dengan pendekatan sosial dan keagamaan, sehingga tercipta harmoni di tengah masyarakat.

“Nilai-nilai itulah yang harus kita jaga dan terapkan dalam pembangunan daerah di berbagai bidang,” tutur Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat menghadiri haul di Asta Tinggi, Jumat (13/02/2026).

Ia menambahkan, para sultan di Sumenep telah mewariskan fondasi kuat berupa masyarakat religius, berbudaya, serta menjunjung tinggi persatuan. Karena itu, generasi masa kini memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga dan meneruskan warisan tersebut agar tetap relevan menghadapi perkembangan zaman.

Momentum haul juga dinilai mampu mempererat ukhuwah dan kebersamaan masyarakat. Pembangunan daerah, kata bupati, tidak hanya berfokus pada infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga penguatan karakter, spiritualitas, dan nilai kebudayaan.

“Semangat pengabdian dan keteladanan beliau harus menjadi inspirasi untuk mewujudkan Sumenep yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” tegas Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.

Sementara itu, panitia pelaksana dari Yayasan Bina Pakoe Insani, RBMS Hadi Pradipta, menyampaikan bahwa haul ke-IV tahun ini tidak hanya berisi doa bersama untuk mengenang jasa sang sultan, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antara keluarga keraton, tokoh masyarakat, dan warga yang hadir.

“Dengan harapan kegiatan tersebut mampu memperkuat nilai kebersamaan, spiritualitas, serta kepedulian sosial di tengah masyarakat, sekaligus menjadi ruang edukasi sejarah agar warisan para leluhur tetap hidup dan memberi arah dalam pembangunan daerah,” jelasnya.

IMG-20260618-WA0007

Bacaan Lainnya

Bupati Cak Fauzi: Logo Hari Jadi ke-758 Cerminkan Sejarah dan Semangat Membangun Sumenep

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep resmi...

Logo Hari Jadi Sumenep ke-758 Resmi Diluncurkan, Dorong Pariwisata dan UMKM Naik Kelas

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep secara...

Pemkab Sumenep Perkuat Koordinasi Demi Kelancaran Penyambutan Kepulangan Jamaah Haji 2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep...

Maknai Muharram dengan Aksi Nyata, Bupati Fauzi Ajak ASN Pemkab Sumenep Tebar Kepedulian

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Peringatan Tahun Baru Islam...

Bupati Cak Fauzi Perkuat Kolaborasi dengan KKP Demi Kemajuan Ekonomi Maritim Sumenep

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus...

Pemkab Sumenep Torehkan Prestasi Keuangan Daerah, WTP Dipertahankan dan PAD Melampaui Target

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep (Pemkab)...

IMG-20260617-WA0002

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *