PASANG IKLANMU DISINI
Example floating
Example floating

Hewan Kurban di Sumenep Dipastikan Aman, DKPP Gencar Lakukan Pengawasan Jelang Idul Adha 2026

Pada
Kepala DKPP Sumenep Chainur Rasyid 
Kepala DKPP Sumenep Chainur Rasyid 
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep memperketat pengawasan terhadap hewan ternak di sejumlah pasar hewan menjelang Hari Raya Idul Adha 2026.

Upaya tersebut dilakukan guna mengantisipasi peredaran hewan ternak yang terindikasi penyakit agar tidak membahayakan kesehatan masyarakat, khususnya konsumen daging.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, melalui Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Sumenep, Zulfa, mengatakan bahwa pihaknya secara rutin melakukan pemantauan sekaligus pemeriksaan sampel terhadap hewan ternak yang diperjualbelikan di pasar.

“Menjelang Idul Adha 2026 ini, pengawasan kami tingkatkan. Petugas kesehatan hewan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep sudah turun langsung ke berbagai pasar hewan,” terangnya, Senin (27/4/2026).

Ia menjelaskan, tim kesehatan hewan DKPP kini melakukan pemeriksaan di sejumlah wilayah, termasuk kawasan kepulauan. Tidak hanya di pasar hewan, pengawasan juga akan diperluas ke lapak-lapak penjualan hewan kurban musiman yang mulai bermunculan.

“Biasanya menjelang Idul Adha banyak pedagang membuka lapak sementara untuk menjual sapi maupun kambing kurban. Tempat-tempat seperti itu juga akan kami awasi,” jelasnya.

Berdasarkan hasil pemantauan sementara, DKPP memastikan belum menemukan adanya hewan ternak yang terjangkit penyakit berbahaya seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) maupun Lumpy Skin Disease (LSD).

“Alhamdulillah, sampai saat ini kondisi hewan ternak di pasar hewan masih aman dan tidak ditemukan indikasi penyakit,” ungkapnya.

Meski demikian, pengawasan dan pemeriksaan acak akan terus dilakukan guna memastikan kesehatan hewan ternak yang beredar di masyarakat tetap terjaga.

DKPP juga mengimbau masyarakat agar turut berperan aktif dengan segera melapor apabila menemukan hewan ternak yang dicurigai mengalami gejala penyakit.

“Kami berharap masyarakat ikut proaktif memberikan laporan kepada petugas, karena keterbatasan personel membuat kami tidak bisa mengawasi seluruh wilayah secara maksimal,” imbaunya.

IMG-20260312-WA0047
Example 120x600

Bacaan Lainnya

Sosialisasi Reforma Agraria di Desa Bantarbolang, Warga Sambut Gembira Kepastian Status Lahan

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah melalui Badan Pertanahan...

Pemkab Sumenep Melalui DKPP Kembali Ajukan Program Oplah 2026 untuk Tingkatkan Produksi Padi

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep...

Masyarakat Kepulauan Karamian Sampaikan Terimakasih kepada Bupati dan Disdukcapil Sumenep: Perekaman E-KTP Bisa di Masalembu

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Masyarakat Kepulauan Karamian, Kecamatan...

Gagal Tender, Proyek Katering RSUD Pemalang Justru Dialihkan ke Swakelola, Picu Kontroversi dan Dinilai Janggal

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Keputusan mendadak mengalihkan proyek...

DPUPR Pemalang Lakukan Pengerukan Drainase Antisipasi Banjir di Jalan Pemuda

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Upaya menjaga kelancaran aliran air...

Pemkab Sumenep Apresiasi Peran Kepala Bappeda Arif Firmanto dalam Penguatan PUG

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep memberikan...

IMG-20260320-WA0006