PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260508-WA0019
IMG-20260508-WA0009

Janggal, Sergur 3 Bulan 2018 Tak Dibayar, Kasi Pendma Kemenag Sumenep Malah Minta Sampaikan Enaknya

Pada
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Pendma) Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep, Muhammad Shadik. (foto/ist)
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kejanggalan dana sertifikasi guru (Sergur) swasta dari tingkat RA sampai MA di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep, Madura, Jawa Timur, selama tiga bulan (Oktober, November dan Desember) pada tahun 2018 silam yang tak kunjung terbayarkan hingga awal tahun 2024 ini semakin menarik ditelusuri, Rabu (31/1/2024).

Pasalnya, ketika dikonfirmasi lebih lanjut (22/1/24), Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Pendma) Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep, Muhammad Shadik, malah meminta Jurnalis Indonesia agar tidak selalu mempersoalkan, memberitakan terkait dana Sergur swasta di tahun 2018 yang tidak terbayarkan selama 3 bulan itu.

Shadik meminta Jurnalis Indonesia untuk juga menyampaikan, memberitakan enaknya terkait di Kemenag Sumenep.

“Itu Inpassing beritakan, berapa banyak Inpassing itu sudah terbayar semuanya, itulah disampaikan, jangan gak enaknya aja,” kata Shadik dihubungi via selulernya dikonfirmasi ihwal kejelasan dana Sergur swasta di tahun 2018 yang tidak terbayarkan selama 3 bulan di naungan Kemenag Sumenep.

Berita Terkait :

Kasi Pendma Kemenag Sumenep enggan mengungkapkan faktor sebenarnya tidak terbayarnya dana Sergur swasta selama 3 bulan yang sudah bertahun-tahun itu. Shadik hanya berdalih sama dengan yang disampaikan di berita-berita sebelumnya.

“Sudah saya sampaikan diberita-berita itu,” dalihnya. Sebelumnya diberitakan Jurnalis Indonesia, Shadik berdalih masih menunggu info terkait kejelasan pembayaran soal dana sertifikasi guru (Sergur) swasta dari tingkat RA sampai MA yang ada dibawah Kemenag Sumenep selama 3 bulan tahun 2018 itu.

Namun Shadik mengaku, Kemenag Sumenep sudah siap tentang berkas-berkas apabila sudah ada perintah dari pusat. “Karena tentu dengan hal ini terkait anggaran Kemenag Jatim melalui pusat pasti koordinasi dengan DPR dan keuangan pusat,” sebutnya.

Setelah itu sebut Shadik, pasti di audit per kabupaten/kota oleh BPKP atau melalui auditor Irjen Kemenag Pusat. “Baru kita ada kejelasan pembayaran karena kami masih menunggu info itu,” kata Kasi Pendma Kemenag Sumenep.

Hanya saja hingga awal tahun 2024 ini, dana Sergur swasta selama 3 bulan tahun 2018 itu tidak kunjung dibayar. Para penerima sertifikasi guru swasta di lingkungan Kemenag Sumenep pun hanya bisa mengelus dada seraya berharap dana sertifikasinya yang merupakan haknya yang tidak dibayarkan itu bisa terbayarkan.

Kepada Jurnalis Indonesia, Rabu (31/1/2024) salah satu penerima sertifikasi guru swasta di lingkungan Kemenag Sumenep menganggap, Kemenag Sumenep hanya janji dan isapan jempol belaka. “Sepertinya hanya janji dan isapan jempol saja,” sebutnya. (ily)

IMG-20260312-WA0047

Bacaan Lainnya

Dapat Dukungan Penuh Ketua Komite, SDN Barkot 3 Hadirkan Semangat Hardiknas Lewat Ajang Kreativitas Anak Usia Dini

PAMEKASAN (JURNALIS INDONESIA) – Peringatan Hari Pendidikan Nasional...

Momentum Hardiknas 2026, SMAN 1 Ambunten Sumenep Luncurkan Inovasi Sekolah Bebas Sampah Plastik

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – SMA Negeri 1 Ambunten,...

Peringatan Hari Jadi ke-44 SMP Negeri 1 Bodeh Berlangsung Meriah

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Suasana ceria menyelimuti wilayah...

BPRS Bhakti Sumekar Apresiasi ICP UNIBA Madura sebagai Model Bisnis Mahasiswa

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Program Innovative Collaborative Project...

Dialog Keummatan LDK Unija Ajak Mahasiswa Jadi Penyejuk di Tengah Perbedaan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM)...

Bupati Sumenep Tinjau Langsung Pelaksanaan TKA SMP 2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi...

IMG-20260508-WA0007

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *