PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012
IMG-20260926-WA0005

Keluarga dan Ketua Yayasan Haji Her Peduli Indonesia Tegaskan Isu Haji Her Diperiksa KPK “Hoaks” dan “Menyesatkan”

Pada
Sosok Haji Her yang diisukan diperiksa KPK, Keluarga Haji Her dan Ketua Yayasan Haji Her Peduli Indonesia Tegaskan kabar yang beredar itu "Hoaks" dan "Menyesatkan"
Sosok Haji Her yang diisukan diperiksa KPK, Keluarga Haji Her dan Ketua Yayasan Haji Her Peduli Indonesia Tegaskan kabar yang beredar itu "Hoaks" dan "Menyesatkan"
A-AA+A++

MADURA (JURNALIS INDONESIA) – Kabar yang beredar terkait dugaan pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Haji Her, seorang pengusaha tembakau asal Madura, dibantah tegas oleh pihak keluarga serta Yayasan Haji Her Peduli Indonesia. Sebagaimana dilansir viva.co.id, Minggu, 5 April 2026.

Ketua Yayasan Haji Her Peduli Indonesia, Muhammad Taufik, menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan termasuk hoaks yang berpotensi mencoreng nama baik tokoh masyarakat asal Madura tersebut.

IMG-20260926-WA0006

“Informasi yang menyebutkan Haji Her diperiksa KPK sama sekali tidak benar. Kami menolak dan membantah dengan tegas. Itu adalah kabar bohong yang sangat merugikan,” tegas Muhammad Taufik dalam pernyataannya.

Ia menjelaskan, selama ini Haji Her dikenal sebagai figur yang memiliki kepedulian tinggi terhadap masyarakat, khususnya para petani tembakau di wilayah Madura dan Jawa Timur. Aktivitasnya lebih banyak difokuskan pada upaya meningkatkan kesejahteraan petani, termasuk melalui pembelian hasil panen dan menjaga stabilitas ekonomi di sektor tembakau.

“Haji Her bukan sekadar pelaku usaha, tetapi juga sosok yang konsisten memperjuangkan nasib petani. Beliau turun langsung membantu, membeli hasil panen, serta menjaga perputaran ekonomi tetap berjalan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Taufik menilai berbagai isu yang mengaitkan Haji Her dengan persoalan rokok maupun hal lain di luar konteks tersebut tidak sesuai dengan fakta. Ia menyebut narasi yang berkembang justru cenderung menyesatkan.

“Isu-isu yang dikaitkan di luar itu tidak berdasar. Fokus beliau jelas pada pemberdayaan petani. Jadi, framing yang beredar sangat keliru,” imbuhnya.

Pihak yayasan juga menyayangkan adanya kabar pada “pemberitaan” yang dianggap tidak berimbang karena tidak didahului dengan konfirmasi kepada pihak terkait. Hal ini dinilai mencerminkan kurangnya profesionalisme dan berpotensi mengarah pada pencemaran nama baik.

“Kami menyesalkan adanya pemberitaan sepihak tanpa klarifikasi terlebih dahulu. Ini bisa masuk dalam kategori pencemaran nama baik,” tegasnya.

Muhammad Taufik pun mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya. Ia juga mengajak semua pihak untuk tetap mendukung upaya positif yang selama ini dilakukan Haji Her bagi masyarakat, khususnya petani tembakau di Madura.

“Kami berharap masyarakat lebih bijak dalam menyaring informasi. Jangan sampai hoaks merusak reputasi orang yang selama ini berkontribusi bagi masyarakat,” pungkasnya.

Bacaan Lainnya

Dugaan Rokok Ilegal Berbagai Merek Tersembunyi di Belakang Toko Cinta Damai, APH-Bea Cukai Harus Bertindak

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Dugaan rokok ilegal tanpa...

Ali Zainal Abidin Dinobatkan sebagai Tokoh Muda Inovator Bisnis Berjiwa Sosial

PAMEKASAN (JURNALIS INDONESIA) – Kiprah pengusaha Ali Zainal...

Hari Sumpah Pemuda 2026, Dishub Jatim Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan dan Kolaborasi

SURABAYA (JURNALIS INDONESIA) – Peringatan Hari Sumpah Pemuda...

Diduga Edarkan Miras di Sambaliung, Pemilik Terkesan Menantang dan Tidak Takut Diberitakan

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Peredaran minuman keras (miras)...

PT WAP Dikabarkan Masih Beroperasi Meski Izin Disebut Baru Sebatas Pemanfaatan Garis Pantai

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – PT Wana Bakti Persada...

Dugaan Peredaran Uang Palsu di SPBU Maluang, Masyarakat Berau Diminta Waspada

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Masyarakat Kecamatan Maluang dan...

IMG-20260910-WA0010