LAMONGAN (JURNALIS INDONESIA) – Nuansa haru dan kebahagiaan menyelimuti Yayasan Berkas Bersinar Abadi di Desa Nguwok, Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan, Jumat (15/5/2026). Yayasan yang menangani pasien orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) itu menerima kunjungan sosial dari Bani Insan Peduli (BIP) yang dipimpin langsung oleh Founder BIP, Ali Zainal Abidin.
Kedatangan rombongan disambut hangat oleh pimpinan yayasan, IPDA Purnomo, bersama jajaran pengurus. Suasana penuh kekeluargaan langsung terasa sejak awal kegiatan. Para pasien yang menjalani perawatan di yayasan tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang sarat nilai kemanusiaan tersebut.
Kunjungan itu tidak sekadar agenda silaturahmi, melainkan menjadi bentuk nyata kepedulian sosial dan persaudaraan lintas daerah. Dalam sambutannya, Founder BIP, Ali Zainal Abidin mengajak seluruh pihak untuk terus menebar manfaat dan membantu sesama tanpa memandang latar belakang.
Di tengah berlangsungnya acara, hujan sempat mengguyur kawasan yayasan. Meski demikian, suasana hangat dan kebersamaan tetap terjaga. Para tamu, relawan, pengurus yayasan, hingga pasien tetap menikmati jalannya kegiatan dengan penuh keakraban.
Keceriaan semakin terasa saat rombongan BIP mengajak para pasien bernyanyi dan berjoget bersama. Tawa dan tepuk tangan menghiasi suasana, menciptakan momen emosional yang memperlihatkan bahwa perhatian dan kebahagiaan sederhana mampu menghadirkan semangat baru bagi para penghuni yayasan.
Acara kemudian dilanjutkan dengan makan bersama yang diikuti seluruh peserta kegiatan. Udara sejuk usai hujan membuat suasana semakin nyaman dan penuh kehangatan.
Dalam kesempatan tersebut, Bani Insan Peduli menyerahkan sejumlah bantuan untuk mendukung operasional dan pembangunan yayasan. Bantuan itu berupa dua ekor sapi kurban, dana Rp1 miliar untuk penyelesaian pembangunan masjid yayasan, serta satu unit mobil ambulans guna menunjang pelayanan kesehatan dan sosial.
Tak hanya itu, BIP juga menyatakan kesiapan membantu proses penyelesaian pembelian aset tanah yang masih dalam tahap negosiasi oleh pihak yayasan.
Ali Zainal Abidin menegaskan bahwa membantu sesama merupakan bagian dari pengamalan nilai-nilai agama sekaligus bentuk ibadah kepada Allah SWT.
“Prinsip Bani Insan Peduli sesuai ajaran Nabi SAW, bahwa Allah SWT mencintai hamba-Nya yang gemar membantu sesama. Jika ingin menjadi kekasih Allah, maka jadilah manusia yang bermanfaat bagi orang lain,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, kegiatan sosial serupa selama ini rutin dilakukan di berbagai daerah, mulai Madura hingga Jawa Barat. Namun, kunjungan ke Yayasan Berkas Bersinar Abadi menjadi salah satu agenda khusus dalam rangkaian program “Bani Tour Jawa Timur”.
“Mulai hari ini kami sudah menjadi saudara dengan IPDA Purnomo dan seluruh keluarga besar yayasan,” lanjutnya.
Ia juga berharap seluruh bantuan yang diberikan dapat menjadi amal kebaikan dan membawa keberkahan bagi semua pihak yang terlibat. Momen paling menyentuh terjadi ketika, Founder BIP, Ali Zainal Abidin mengumumkan program khusus bagi pasien ODGJ yang berhasil pulih dan siap kembali ke keluarga masing-masing. Setiap pasien yang dinyatakan sehat akan diberikan uang saku sebesar Rp2 juta.
Pengumuman tersebut disambut haru oleh para pengurus, relawan, hingga pasien yang hadir. Banyak pihak mengaku tersentuh dengan langkah kemanusiaan yang dilakukan Bani Insan Peduli.
Kehadiran rombongan BIP dari berbagai daerah seperti Pamekasan, Sumenep, hingga Malang menjadi bukti bahwa kepedulian sosial mampu menyatukan banyak orang tanpa mengenal batas wilayah, demi menghadirkan harapan dan semangat baru bagi sesama.

Tidak ada Respon