PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Mendadak Stadion Mochtar Pemalang yang berada di jalan Gatot Subroto perempatan lampu merah Sirandu menjadi lautan manusia dari berbagai ragam asal ada yang berasal dari Pemalang, Tegal, Pekalongan, Batang, dan beberapa Kota/Kabupaten lain, Selasa (31/10/2023) malam.
Mereka semua adalah sekitar ribuan kaum muslimin dan muslimah yang sengaja datang ke stadion Mochtar Pemalang karena ada acara yang sakral yaitu Pemalang Bersholawat dengan dibarengi salah satu kyai kondang Habib Syech Assegaf.

Hadir di Pemalang Bersholawat bersama Habib Syech Assegaf Bupati Mansur Hidayat, Dandim 0711 Pemalang dan jajaran, Kapolres Pemalang beserta jajaran, pimpinan dan jajaran Kementerian Agama (Kemenag) Pemalang, puluhan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pemalang dan tokoh masyarakat dari unsur para ustadz dan kyai.
Khususnya Nahdlatul Ulama (NU) Pemalang, Pekalongan, Batang dan Tegal. Dengan pengamanan yang melibatkan puluhan anggota Banser NU, TNI dan pihak Polres Pemalang Jateng.
Keseruan dan kekompakan dalam melantunkan sholawat terdengar dan terlihat di dalam Stadion Mochtar yang dikumandangkan oleh Habib Syech Assegaf dan ditirukan oleh semua kaum muslimin dan muslimah yang hadir.
Pemalang Bersholawat merupakan agenda tahunan tahunan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Pemalang. Pada momentum ini dalam rangka memperingati Hari Santri 2023.
Bupati Pemalang H. Mansyur Hidayat mengucapkan terimakasih kepada Habib Syech Asegaf yang bisa hadir dalam rangka Pemalang Bersholawat.
“Terimakasih kasih juga kepada masyarakat Pemalang dan jajaran Forkopimda Kabupaten Pemalang sekaligus kepada Ketua DPC. NU Kabupaten Pemalang dan segenap jajaran,” ucapnya saat memberikan sambutan.
Bupati berharap melalui Pemalang Bersholawat dapat memberikan banyak manfaat untuk semuanya.
“Semoga melalui acara Pemalang Bersholawat ini juga bisa menambah nilai keimanan kita dan senantiasa bersholawat melafazkan nama ALLAH SWT dan Baginda Rosul Muhammad SAW,” harapnya. (dar/sus)


