Pembangunan Tangkis Laut Rp300 Juta di Desa Saur Saebus Dinilai Dikerjakan Asal-asalan

Pada
Pembangunan tangkis laut yang menghabiskan anggaran Rp300 juta di Desa Saur Saebus yang dinilai dikerjakan asal-asalan. (foto/ist for Jurnalis Indonesia)
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Proyek pembangunan tangkis laut di Dusun Saur Saebus, Desa Saur Saebus, Kecamatan Sapeken, yang menghabiskan dana senilai Rp 300 juta dibawah Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Sumenep tahun anggaran 2023 dinilai dikerjakan asal-asalan oleh warga setempat.

Menurut salah seorang warga, pembangunan tangkis laut di Dusun Saur Saebus, Desa Saur Saebus, tidak seperti tangkis laut pada umumnya yaitu dengan sistem melengkung bukan tegak seperti tembok.

Pembangunan tangkis laut yang menghabiskan anggaran Rp300 juta di Desa Saur Saebus yang dinilai dikerjakan asal-asalan. (foto/ist for Jurnalis Indonesia)

Bahkan warga setempat menilai tangkis laut dengan sistem berdiri tegak yang memakan dana ratusan juta itu diyakini tidak bakal dapat bertahan lama bila diterpa ombak besar.

“Tangkis laut itu seperti tembok biasa tegak lurus, di mana-mana kalau tangkis laut temboknya melengkung biar ombak itu tidak langsung menampar temboknya,” ungkap salah seorang warga Sapeken yang enggan namanya dipublikasikan, Jumat (13/10/2023).

Warga Sapeken ini mengungkapkan, di lokasi proyek ada sebuah pohon besar yang diharapkan oleh masyarakat untuk ditebang agar tidak mengganggu pada proses pekerjaan konstruksi fisik tangkis laut. Namun saja, oleh pihak pelaksana proyek tetap dibiarkan.

Akhirnya, pembangunannya dibuat belok sedikit untuk menghindari pohon tersebut. Kondisi itu tentu menurut warga setempat ini akan mengurangi terhadap ketahanan tangkis laut itu sendiri dengan membiarkan akar pohon terus tumbuh berkembang yang berdampak buruk terhadap ketahanan bangunan fisik secara berkelanjutan.

“Pohon itu sudah tua dan pantas untuk ditebang, mungkin pelaksana malas untuk menebang sehingga dibiarkan begitu saja, pokoknya pekerjaan itu asal-asalan,” tudingnya.

Anehnya lagi, pada prasasti yang dipasang di lokasi proyek, siapa pelaksana dari pembangunan tangkis laut yang sampai menelan anggaran Rp300 juta itu tidak dicantumkan.

Hanya mencantumkan, pembangunan tangkis laut itu dibawah Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Sumenep, Bantuan Keuangan Khusus Daerah Provinsi atau Kabupaten/Kota Kepada Desa dengan Nilai Batuan Rp300 juta melalui Sumber Dana APBD Kabupaten Sumenep Tahun Anggaran 2023.

Sementara didapat wartawan, salah seorang tim pelaksana pembangunan proyek tangkis laut di Desa Saur Saebus ditengarai bernama Badar yang dikenal seorang tim dari seorang anggota DPRD Kabupaten Sumenep asal Kepulauan Sapeken.

Saat dikonfirmasi, yang bersangkutan tidak banyak memberikan komentar. Ditanya pembangunan proyek tangkis laut itu dari program Pokok Pokok Pikiran (Pokir) apa Kelompok Masyarakat (Pokmas), sebab di prasasti tidak mencantumkan nama CV, Badar pun memilih irit bicara.

“Cek saja kalau ke lokasi Pak biar enak dan tahu seperti apa di lokasi ya,” singkatnya dikonfirmasi awak media, Jumat (13/10/2023).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Sumenep Eri Susanto enggan buka suara dikonfirmasi via selulernya, Jumat (13/10/2023). (*ji/ily)

Bacaan Lainnya

Usai Anom Widiyantoro Jadi Tersangka, Nurkholes Resmi Jabat Plt Bupati Pemalang

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah...

Unitomo Friendship Run 2026 Meriahkan Dies Natalis ke-45, Libatkan Ratusan Peserta dari Berbagai Kalangan

SURABAYA (JURNALIS INDONESIA) – Universitas Dr. Soetomo (Unitomo)...

Panen Padi OPLAH MT ke-2 di Batuputih Jadi Bukti Optimalisasi Lahan Tingkatkan Produktivitas Pertanian Sumenep

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Semangat meningkatkan produktivitas sektor...

Datang Langsung ke Kementan, Bupati Cak Fauzi Tunjukkan Komitmen Majukan Pertanian Sumenep

JAKARTA (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep...

Ikuti Arahan Bupati, Dinas PUTR Sumenep Perbesar Porsi Anggaran Jalan bagi Kepulauan pada 2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep dibawah...

130 ASN Pemalang Memasuki Masa Pensiun, Bupati Anom: Terima Kasih atas Pengabdiannya

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Sebanyak 130 Aparatur Sipil...

IMG-20260617-WA0002

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *