PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012
IMG-20260926-WA0005

Pemkab Sumenep Melalui DKPP Gelar Gerakan Pangan Murah Stabilkan Harga Pangan dan Kendalikan Inflasi Daerah

Pada
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo didampingi Sekretaris Daerah Edy Rasiyadi dan Kepala DKPP Arif Firmanto dan pihak terkait lain saat gelar Gerakan Pangan Murah. (foto/ist)
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat mengadakan Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam upaya menstabilkan harga pangan sekaligus mengendalikan inflasi di daerah.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengaku, GPM dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah untuk memberikan kemudahan aksesibilitas pangan dengan harga terjangkau dan berkualitas.

IMG-20260926-WA0006

“Sehingga mengantisipasi gangguan harga dan mengendalikan tingkat inflasi di daerah,” terang Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo di sela-sela GPM serentak, di Pendopo Kecamatan Batuan, Senin (16/10/2023).

Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui DKPP mengadakan Gerakan Pangan Murah (GPM) ini juga dalam rangka peringatan Hari Pangan Sedunia 2023. Pada GPM ini dengan melibatkan berbagai pihak yang diadakan di dua titik, yakni Kecamatan Batuan dan Kalianget.

DKPP Kabupaten Sumenep mengadakan GPM bersama-sama dengan Bulog Madura, Id Food serta TP PKK Kabupaten Sumenep, Camat dan Kepala Desa untuk ikut andil mendukung menyukseskan.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo ingin GPM digelar secara rutin, agar masyarakat dapat mencukupi kebutuhan pangan dengan harga terjangkau, sekaligus sebagai langkah menurunkan dan menstabilkan harga komoditi pangan strategis lainnya.

“Pelaksanaan GPM secara masif untuk mengendalikan harga pangan khususnya beras yang mengalami kenaikan harga cukup signifikan, sehingga semua pihak perlu berkolaborasi dalam menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan,” tutur Bupati Cak Fauzi.

Kepala DKPP Kabupaten Sumenep Arif Firmanto menambahkan, pihaknya dalam Gerakan Pangan Murah yang diselenggarakan dengan menyediakan beberapa komoditi pangan strategis.

“Di antaranya komoditi pangan di dua titik lokasi, yakni Kecamatan Batuan dan Kalianget untuk beras premium 3.000 kilogram, beras medium 10.000 kilogram, gula pasir 1000 kilogram, minyak goreng 2.400 liter, cabe rawit 100 kilogram, cabe merah besar 100 kilogram, telur ayam ras 400 kilogram dan bawang merah 400 kilogram, serta tisu besar 5 karton dan kecil 5 karton,” jelas Arif Firmanto.

Kadis Arif Firmanto mengungkapkan, pelaksanaan GPM di Kecamatan Batuan pada tanggal 16 Oktober 2023, sedangkan kegiatan di Kecamatan Kalianget nantinya pada tanggal 17 Oktober 2023.

“Kegiatan GPM dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia di 411 titik, 38 Provinsi dan 260 Kabupaten atau Kota,” terang Kepala DKPP Kabupaten Sumenep Arif Firmanto. (*ji/ily)

Bacaan Lainnya

Diskominfo Jatim Gagas Inovasi Perisai Anak, Satu-satunya di Indonesia

SURABAYA (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Komunikasi dan Informatika...

DLH Jatim Targetkan Proyek Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik Rampung 2028

SURABAYA (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH)...

Camat Pragaan Bawa Inovasi Kesiapsiagaan Bencana ke Uji AID Kabupaten Sumenep 2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kecamatan Pragaan, Kabupaten...

Pemkab Sumenep Raih Penghargaan dari Kementan atas Partisipasi dalam Program UPLAND 2021–2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep...

Diskominfo Sumenep Ajak Warga Ramaikan Festival Musik Tong-Tong melalui Gerakan “Nongtong Bareng”

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Komunikasi dan Informatika...

KSOP Kalianget Perkuat Edukasi Keselamatan Pelayaran melalui Syahbandar Bersholawat

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *