PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260508-WA0019
IMG-20260508-WA0009

Rame-rame, Korban Dugaan Pencabulan Oknum Guru PNS SDN Kebunagung ll Kembali Laporan ke Polres Sumenep

Pada
MEGAH. Kantor Polres Sumenep, Madura Jawa Timur
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Rame-rame, korban dugaan pencabulan Oknum Guru PNS SDN Kebunagung ll berinisial ‘SO’ kembali mendatangi Mapolres Sumenep, Senin (20/5/2024). Mereka datang ke Polres Sumenep dengan didampingi keluarga dan kedua orangtuanya melaporkan langsung oknum tenaga pendidik bejat yang tega melakukan dugaan pencabulan kepada anak dibawah umur yang sebelumnya juga telah dilaporkan.

Berdasarkan yang dihimpun, orang tua korban yang melaporkan Oknum Guru PNS berinisial ‘SO’ ada yang dari wali siswa aktif, alumni SDN Kebunagung ll dan diluar siswa SDN Kebunagung ll.

Sesuai Laporan Polisi Nomor: LP/B/121/V/2024/SPKT/POLRES SUMENEP/POLDA JAWA TIMUR, Laporan Polisi Nomor: LP/B/122/V/2024/SPKT/POLRES SUMENEP/POLDA JAWA TIMUR dan Laporan Polisi Nomor: LP/B/123/V/2024/SPKT/POLRES SUMENEP/POLDA JAWA TIMUR tentang dugaan tindak pidana pencabulan.

Sebelumnya, Oknum Guru PNS inisial ‘SO’ juga telah dilaporkan ke Polres Sumenep pada Selasa (14/5/2024) berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/111/V/2024/SPKT/POLRES SUMENEP/POLDA JAWA TIMUR tentang dugaan tindak pidana pencabulan.

“Kami dari keluarga korban meminta Polres Sumenep agar segera menindaklanjuti kasus yang meresahkan ini dan secepatnya menangkap oknum dugaan pelaku Guru bejat itu,” pinta salah satu orang tua korban usai keluar dari Mapolres Sumenep ditemui sejumlah media, (20/5).

Sebelum mendatangi Mapolres Sumenep, kedua orang tua korban bersama keluarganya terlebih dulu mendatangi kediaman rumah oknum dugaan pelaku yang terletak di Desa Kebunagung untuk mengecek keberadaannya lantaran ditengarai sejak kasusnya viral yang bersangkutan sedang menghilang tidak di rumahnya di Desa Kebunagung.

“Ternyata benar, di rumahnya di Desa Kebunagung tampak sepi tidak berpenghuni. Dan yang bersangkutan (Oknum Guru PNS berinisial ‘SO’-red) ditengarai sedang berada di rumah keluarganya yang berada di Desa Pangarangan, Kecamatan Kota Sumenep,” sebutnya.

Orang tua korban ini meminta kepada Polres Sumenep agar segera menangkap oknum dugaan pelaku yang saat ini sedang pindah tempat karena khawatir jika masih berkeliaran akan memakan korban lagi sekaligus menghindari bentrok dibawah.

“Khawatir ada korban lagi sekaligus menghindari bentrok dibawah maka Polres Sumenep harus segera menangkap yang bersangkutan,” kata orang tua korban. (ily)

Berita Terkait :

IMG-20260312-WA0047

Bacaan Lainnya

Dapat Dukungan Penuh Ketua Komite, SDN Barkot 3 Hadirkan Semangat Hardiknas Lewat Ajang Kreativitas Anak Usia Dini

PAMEKASAN (JURNALIS INDONESIA) – Peringatan Hari Pendidikan Nasional...

Momentum Hardiknas 2026, SMAN 1 Ambunten Sumenep Luncurkan Inovasi Sekolah Bebas Sampah Plastik

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – SMA Negeri 1 Ambunten,...

Peringatan Hari Jadi ke-44 SMP Negeri 1 Bodeh Berlangsung Meriah

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Suasana ceria menyelimuti wilayah...

BPRS Bhakti Sumekar Apresiasi ICP UNIBA Madura sebagai Model Bisnis Mahasiswa

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Program Innovative Collaborative Project...

Perkuat Good Governance, RSUD Sumenep Teken Kerja Sama dengan Kejari dan Kantor Pertanahan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – RSUD dr. H. Moh....

KPK Harus Tau, Pengusaha asal Pakisaji Malang Diduga Bandar Rokok Ilegal Berlin, Volcom dan R&D Bold Merajalela Dibiarkan oleh Bea Cukai

MALANG (JURNALIS INDONESIA) – Di tengah gencarnya perburuan...

IMG-20260508-WA0007

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *