Skrol untuk membaca pos
IMG-20260619-WA0002

Rame-rame, Korban Dugaan Pencabulan Oknum Guru PNS SDN Kebunagung ll Kembali Laporan ke Polres Sumenep

Pada
MEGAH. Kantor Polres Sumenep, Madura Jawa Timur
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Rame-rame, korban dugaan pencabulan Oknum Guru PNS SDN Kebunagung ll berinisial ‘SO’ kembali mendatangi Mapolres Sumenep, Senin (20/5/2024). Mereka datang ke Polres Sumenep dengan didampingi keluarga dan kedua orangtuanya melaporkan langsung oknum tenaga pendidik bejat yang tega melakukan dugaan pencabulan kepada anak dibawah umur yang sebelumnya juga telah dilaporkan.

Berdasarkan yang dihimpun, orang tua korban yang melaporkan Oknum Guru PNS berinisial ‘SO’ ada yang dari wali siswa aktif, alumni SDN Kebunagung ll dan diluar siswa SDN Kebunagung ll.

IMG-20260617-WA0002

Sesuai Laporan Polisi Nomor: LP/B/121/V/2024/SPKT/POLRES SUMENEP/POLDA JAWA TIMUR, Laporan Polisi Nomor: LP/B/122/V/2024/SPKT/POLRES SUMENEP/POLDA JAWA TIMUR dan Laporan Polisi Nomor: LP/B/123/V/2024/SPKT/POLRES SUMENEP/POLDA JAWA TIMUR tentang dugaan tindak pidana pencabulan.

Sebelumnya, Oknum Guru PNS inisial ‘SO’ juga telah dilaporkan ke Polres Sumenep pada Selasa (14/5/2024) berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/111/V/2024/SPKT/POLRES SUMENEP/POLDA JAWA TIMUR tentang dugaan tindak pidana pencabulan.

“Kami dari keluarga korban meminta Polres Sumenep agar segera menindaklanjuti kasus yang meresahkan ini dan secepatnya menangkap oknum dugaan pelaku Guru bejat itu,” pinta salah satu orang tua korban usai keluar dari Mapolres Sumenep ditemui sejumlah media, (20/5).

Sebelum mendatangi Mapolres Sumenep, kedua orang tua korban bersama keluarganya terlebih dulu mendatangi kediaman rumah oknum dugaan pelaku yang terletak di Desa Kebunagung untuk mengecek keberadaannya lantaran ditengarai sejak kasusnya viral yang bersangkutan sedang menghilang tidak di rumahnya di Desa Kebunagung.

“Ternyata benar, di rumahnya di Desa Kebunagung tampak sepi tidak berpenghuni. Dan yang bersangkutan (Oknum Guru PNS berinisial ‘SO’-red) ditengarai sedang berada di rumah keluarganya yang berada di Desa Pangarangan, Kecamatan Kota Sumenep,” sebutnya.

Orang tua korban ini meminta kepada Polres Sumenep agar segera menangkap oknum dugaan pelaku yang saat ini sedang pindah tempat karena khawatir jika masih berkeliaran akan memakan korban lagi sekaligus menghindari bentrok dibawah.

“Khawatir ada korban lagi sekaligus menghindari bentrok dibawah maka Polres Sumenep harus segera menangkap yang bersangkutan,” kata orang tua korban. (ily)

Berita Terkait :

Bacaan Lainnya

Unitomo Friendship Run 2026 Meriahkan Dies Natalis ke-45, Libatkan Ratusan Peserta dari Berbagai Kalangan

SURABAYA (JURNALIS INDONESIA) – Universitas Dr. Soetomo (Unitomo)...

Ratusan Jabatan Kepala Sekolah Masih Kosong, DPRD Sumenep Minta Pengisian Dipercepat

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Komisi IV DPRD Kabupaten...

Dari Pulau Terluar Sumenep Jawa Timur, SMAN 1 Masalembu Buktikan Mampu Bersaing di Tingkat Nasional

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan...

Perkuat Good Governance, RSUD Sumenep Teken Kerja Sama dengan Kejari dan Kantor Pertanahan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – RSUD dr. H. Moh....

Kepala SMAN 1 Ambunten Sambut 230 Peserta Didik Baru, MPLS Jadi Awal Pembentukan Karakter dan Semangat Berprestasi

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Suasana penuh semangat menyambut...

Bupati Sumenep Tinjau MPLS di SMPN 1, Tekankan Sekolah Harus Ramah dan Aman

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pelaksanaan hari pertama Masa...

IMG-20260617-WA0002

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *