Rame-rame, Korban Dugaan Pencabulan Oknum Guru PNS SDN Kebunagung ll Kembali Laporan ke Polres Sumenep

Pada
MEGAH. Kantor Polres Sumenep, Madura Jawa Timur
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Rame-rame, korban dugaan pencabulan Oknum Guru PNS SDN Kebunagung ll berinisial ‘SO’ kembali mendatangi Mapolres Sumenep, Senin (20/5/2024). Mereka datang ke Polres Sumenep dengan didampingi keluarga dan kedua orangtuanya melaporkan langsung oknum tenaga pendidik bejat yang tega melakukan dugaan pencabulan kepada anak dibawah umur yang sebelumnya juga telah dilaporkan.

Berdasarkan yang dihimpun, orang tua korban yang melaporkan Oknum Guru PNS berinisial ‘SO’ ada yang dari wali siswa aktif, alumni SDN Kebunagung ll dan diluar siswa SDN Kebunagung ll.

Sesuai Laporan Polisi Nomor: LP/B/121/V/2024/SPKT/POLRES SUMENEP/POLDA JAWA TIMUR, Laporan Polisi Nomor: LP/B/122/V/2024/SPKT/POLRES SUMENEP/POLDA JAWA TIMUR dan Laporan Polisi Nomor: LP/B/123/V/2024/SPKT/POLRES SUMENEP/POLDA JAWA TIMUR tentang dugaan tindak pidana pencabulan.

Sebelumnya, Oknum Guru PNS inisial ‘SO’ juga telah dilaporkan ke Polres Sumenep pada Selasa (14/5/2024) berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/111/V/2024/SPKT/POLRES SUMENEP/POLDA JAWA TIMUR tentang dugaan tindak pidana pencabulan.

“Kami dari keluarga korban meminta Polres Sumenep agar segera menindaklanjuti kasus yang meresahkan ini dan secepatnya menangkap oknum dugaan pelaku Guru bejat itu,” pinta salah satu orang tua korban usai keluar dari Mapolres Sumenep ditemui sejumlah media, (20/5).

Sebelum mendatangi Mapolres Sumenep, kedua orang tua korban bersama keluarganya terlebih dulu mendatangi kediaman rumah oknum dugaan pelaku yang terletak di Desa Kebunagung untuk mengecek keberadaannya lantaran ditengarai sejak kasusnya viral yang bersangkutan sedang menghilang tidak di rumahnya di Desa Kebunagung.

“Ternyata benar, di rumahnya di Desa Kebunagung tampak sepi tidak berpenghuni. Dan yang bersangkutan (Oknum Guru PNS berinisial ‘SO’-red) ditengarai sedang berada di rumah keluarganya yang berada di Desa Pangarangan, Kecamatan Kota Sumenep,” sebutnya.

Orang tua korban ini meminta kepada Polres Sumenep agar segera menangkap oknum dugaan pelaku yang saat ini sedang pindah tempat karena khawatir jika masih berkeliaran akan memakan korban lagi sekaligus menghindari bentrok dibawah.

“Khawatir ada korban lagi sekaligus menghindari bentrok dibawah maka Polres Sumenep harus segera menangkap yang bersangkutan,” kata orang tua korban. (ily)

Berita Terkait :

Bacaan Lainnya

Semangat Belajar Berbuah Prestasi, Qania Sybil Nazavarien Kembali Raih Bintang Pelajar

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Perayaan Haflatul Imtihan sekaligus...

UGM Terjunkan Mahasiswa KKN di Pemalang, Usung 150 Program Inovasi Berbasis Potensi Desa

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Universitas Gadjah Mada (UGM)...

Di Bawah Kepemimpinan Rafiudin, SMAN 1 Ambunten Kembali Torehkan Prestasi di O2SN

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – SMA Negeri 1 Ambunten...

Laporan Ibu Lansia Dugaan Pemerkosaan dan Pencabulan Anaknya Belum Ada Kejelasan, Polres Sumenep Sebut Akan Periksa Terlapor

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kendati sudah berjalan tiga...

Penuh Haru dan Kebanggaan, SDN Barkot 3 Gelar Tasyakuran Kelulusan dan Umumkan Hasil TKA 2026

PAMEKASAN (JURNALIS INDONESIA) – Suasana haru dan kebahagiaan...

Kuasa Hukum Pemenang Lelang Apresiasi Sinergi Aparat dalam Pengamanan Eksekusi

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pelaksanaan eksekusi terhadap objek...

IMG-20260617-WA0002

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

IMG-20260623-WA0015